Review Profile Film Me Before You (2016), Cinta Tak Memandang Fisik
Wekepo.com – Film Me Before You, Diadaptasi dari seri novel romansa terkenal karya Jojo Moyes, Me Before You ialah salah satu film romansa yang pantas untuk masuk daftar tontonanmu.
Me Before You menceritakan wacana cerita cinta yang terjalin antara seorang gadis yang ceria dengan seorang laki-laki penyandang disabilitas. Film ini disutradarai oleh Thea Sharrock, dan naskahnya ditulis sendiri oleh Jojo Moyes.
Deretan para aktor Me Before You, di antaranya adalah Emilia Clarke yang berperan selaku Louisa “Lou” Clark, Sam Claflin selaku William “Will” Traynor, Janet McTeer sebagai Camilla Traynor, Charles Dance selaku Steven Traynor, Brendan Coyle selaku Bernard Clark, Steve Peacocke selaku Nathan, Matthew Lewis sebagai Patrick, Jenna Coleman sebagai Katrina “Treena” Clark, Samantha Spiro selaku Josie Clark, Vanessa Kirby sebagai Alicia, serta Ben Lloyd-Hughes sebagai Rupert Collins.
| Sutradara | Thea Sharrock |
| Penulis Naskah | Jojo Moyes |
| Adaptasi dari | Me Before You by Jojo Moyes |
| Tanggal Rilis |
|
| Durasi Tayang | 110 menit |
| Asal Negara |
|
| Bahasa | English |
| Didistribusikan oleh | Warner Bros. Pictures |
| Tema / Genre | Romantis, Drama |
Berikut ini yakni sinopsis film Me Before You.
Sinopsis Film Me Before You

Kisah dalam film Me Before You dimulai dengan memperlihatkan salah satu tokoh utama dalam film ini, yakni seorang pria muda bernama William “Will” Traynor. Will ialah seorang bankir sukses yang kaya dan mapan. Ia juga memiliki kekerabatan personal yang serasi dengan kekasihnya, Alicia.
Suatu hari, dikala Will sedang bareng dengan Alicia, ia menerima panggilan dari kantornya yang meminta beliau untuk segera tiba ke kantor. Ketika dalam perjalanan ke kantor, Will melintasi jalan sambil melaksanakan panggilan telepon.
Oleh alasannya itu, Will tidak menyadari saat tiba-tiba beliau melangkah di depan sebuah sepeda motor yang sedang melaju dengan kecepatan tinggi ke arahnya. Pengendara sepeda motor itu tak sempat mengendalikan laju motornya untuk menghindari Will, sehingga kecelakaan pun tak terhindarkan.
Tabrakan yang terjadi seketika membuat Will mengalami luka yang amat fatal. Ia tidak sadarkan diri dan secepatnya dibawa ke tempat tinggal sakit.
Setelah menjalani perawatan intensif, Will mampu kembali pulih. Namun, akhir kecelakaan itu, Will menderita kelumpuhan permanen sebab benturan keras yang terjadi pada bagian vital di tulang belakangnya.
Will tak lagi mampu menggerakkan hampir sebagian besar bagian tubuhnya, ialah mulai dari leher hingga ujung kaki. Sejak itu, dia pun mesti menggunakan dingklik roda elektrik untuk bergerak. Ia juga selalu harus mendapat perawatan khusus untuk menjalankan acara sehari-hari.
Will kerap menghabiskan waktunya dengan perawat medisnya yang berjulukan Nathan. Namun, tugas Nathan cuma sebatas memberi tindakan medis dan perawatan fisik pada Will, dan tidak senantiasa mampu menemaninya sepanjang waktu.
Oleh karena itu, dua tahun sesudah kecelakaan itu, keluarga Will berupaya mencarikannya seorang asisten personal yang bisa membantu dan mengawalWill. Salah satu orang yang melamar untuk pekerjaan sebagai asisten personal Will adalah seorang gadis muda berjulukan Louisa “Lou” Clark.
Lou ialah seorang gadis yang sungguh ramah dan periang. Ia tinggal bersama keluarganya yang berasal dari latar belakang sederhana.

Sebelumnya, Lou bekerja sebagai seorang pelayan di sebuah bar. Setelah kehilangan pekerjaannya di kafe itu, Lou berusaha mencari pekerjaan baru demi mampu menolong memenuhi kebutuhan keluarganya.
Meskipun Lou belum mempunyai pengalaman kerja selaku perawat maupun ajudan personal bagi seseorang, ibu Will memutuskan untuk memberdayakan Lou alasannya adalah kepribadian gadis itu yang periang. Ia berharap keceriaan Lou akan menular pada Will yang semenjak kecelakaan itu selalu terlihat duka dan sama sekali tak bersemangat untuk menjalani hidupnya lagi.
Ketika Lou mulai memasuki kehidupan Will, Will bersikap sungguh dingin pada Lou yang mempunyai kepribadian yang berkebalikan dengan dirinya. Ia merasa marah karena melihat Lou yakni sosok yang sangat optimis dan nyaris setiap ketika selalu nampak ceria.

Meskipun merasa kesal dengan Will yang selalu memperlihatkan sikap permusuhan padanya, Lou berupaya untuk menjadi lebih tabah dan bertahan menghadapi Will.
Dua ahad sesudah Lou mulai melakukan pekerjaan , Will kedatangan dua orang tamu. Dua tamu itu adalah Rupert, mantan sahabat Will, dan Alicia, yang saat itu telah menjadi mantan kekasih Will. Rupert dan Alicia memberitahu Will bahwa keduanya telah bertunangan.
Mendengar kabar ini, Will merasa sangat marah. Ia lalu berusaha melampiaskannya dengan cara memecahkan sejumlah potret yang ada di atas laci mejanya. Film Me Before You
Keesokan harinya, ketika melihat serpihan dari potret yang dihancurkan oleh Will, Lou berupaya memperbaikinya. Tetapi, Will justru sangat geram dengan apa yang dilaksanakan oleh Lou dan kesannya terjadi sabung mulut di antara mereka berdua.
Hari berikutnya, Will datang-tiba meminta Lou untuk menemaninya menonton sebuah film berbahasa asing yang memakai subtitle. Lou pun dengan terpaksa memenuhi undangan Will ini.
Sejak hari itu, baik Will dan Lou seakan hasilnya mulai mempunyai potensi untuk melihat sisi lain dalam diri masing-masing dari mereka. Mereka menjadi kian bersahabat dan karenanya menjalin pertemanan yang erat.

Will dan Lou semakin jauh mengenal satu sama lain melalui banyak sekali percakapan yang terjadi di antara mereka setiap harinya. Lou mengetahui bahwa Will yang berasal dari kalangan ekonomi kelas atas itu gemar berpergian.
Di sisi lain, hidup Lou sendiri sangat jauh berlainan dari Will. Berasal dari latar belakang keluarga yang amat sederhana, Lou tidak pernah punya hobi atau kegemaran tertentu pada sebuah hal secara khusus. Dia bahkan tidak pernah berpergian keluar dari kota yang menjadi tempatnya tumbuh selama ini.
Lou memiliki seorang kekasih berjulukan Patrick yang sudah lama menjalin korelasi dengannya. Beberapa waktu belakangan itu, Patrick sedang merencanakan diri untuk mengikuti persaingan olahraga cabang atletik yang hendak berlangsung di negara Norwegia. Patrick memang selalu sangat terobsesi dengan kegemarannya berolahraga, dan kerap kali mengabaikan Lou alasannya adalah hobinya ini.
Percakapannya dengan Will menggerakkan Lou untuk berupaya lebih memegang kontrol atas kehidupannya dan mengeksplorasi berbagai hal baru yang belum pernah ia pahami sebelumnya di dunia luar.
Sementara itu, kondisi kesehatan Will sendiri semakin memburuk semenjak kecelakaan itu. Nathan acap kali harus melakukan langkah-langkah medis untuk mengobati Will. Lou kemudian menyadari bahwa di pergelangan tangan Will terdapat sebuah luka bekas sayatan. Film Me Before You
Suatu ketika, Lou tanpa sengaja mendengar perdebatan yang berjalan di antara Will dan kedua orang tuanya. Will menyampaikan bahwa dia cuma akan tinggal selama enam bulan ke depan sebelum dia pergi ke Swiss untuk mendaftar sebuah acara yang menawarkan jasa pendampingan eutanasia, adalah membunuh diri sendiri secara terjadwal.
Hal ini disebabkan alasannya Will tidak mau lagi menjalani sebuah hidup yang penuh dengan kesengsaraan dan ketergantungan kepada orang lain, tanpa ada cita-cita beliau mampu kembali ke keadaan semula.
Setelah mengetahui planning Will ini, Lou pun kemudian bertekad untuk mengubah keputusan Will. Ia mengajak Will untuk berpetualang dan berpergian ke aneka macam daerah yang indah demi memberikan pada Will bahwa hidup Will layak untuk dipertahankan.

Will pun akhirnya perlahan menjadi eksklusif yang makin terbuka dan hangat. Bersama dengan Nathan, mereka pergi menyaksikan pertandingan program pacuan kuda. Namun, alasannya tidak berjalan sesuai dengan rencana, Lou kesudahannya mengajak Will untuk justru pergi menonton pertunjukan musik klasik karya Mozart.
Di hari ulang tahun Lou, Will datang berkunjung ke rumahnya dan makan malam bersama seluruh anggota keluarga Lou. Ayah Lou kemudian bercerita bahwa beliau gres saja kehilangan pekerjaannya alasannya perusahaannya diambil alih oleh salah satu mitra bisnis Will.

Beberapa hari kemudian, ayah Lou kemudian menerima tawaran untuk bekerja di salah satu aset properti milik keluarga Will. Lou menyadari bahwa Will sengaja melaksanakan hal ini untuk menolong keluarganya dalam hal finansial.
Lou dan Will pun menjadi kian erat, sampai menciptakan Patrick merasa cemburu. Setelah terjadi perselisihan antara Lou dan Patrick, mereka berdua sepakat untuk menuntaskan relasi mereka yang sudah berjalan selama tujuh tahun.

Sementara itu, Will memutuskan untuk menghadiri program pesta akad nikah Alicia bersama dengan Lou. Selama pesta berjalan, interaksi di antara Will dan Lou yang kalem dan hambar nampak mencolok di antara para pengunjung pesta lain yang berasal dari kelompok kelas atas.
Beberapa hari lalu, Will dan Lou kemudian berlibur ke sebuah pulau. Namun, di tengah liburan mereka, Will terjangkit pneumonia. Setelah ditangani oleh Nathan, Will kemudian memberitahu Lou bahwa dia bermaksud untuk tetap melaksanakan rencananya untuk terbang ke Swiss.

Will ingin supaya Lou menjalani hidup dengan sebaik-baiknya, dan beliau merasa beliau tak akan mampu menunjukkan hal itu pada Lou. Will mengatakan bahwa momen kebersamaannya dengan Lou selama ini terasa sangat istimewa bagi Will, namun Will tidak tahan jika ia mesti menghabiskan sisa hidupnya di atas bangku roda. Ia lalu meminta Lou untuk menemaninya pada dikala-dikala terakhir kehidupannya di Swiss nanti. Film Me Before You
Lou merasa sangat marah dan terpukul dengan keputusan Will. Begitu mereka kembali ke London, dia segera mengundurkan diri dari pekerjaannya dan pulang ke rumahnya. Ia sengaja tak menjalin kontak dengan Will sejak saat itu.

Namun, ayah Lou kemudian meyakinkan Lou untuk pergi menemani Will. Lou bergegas kembali ke London, tetapi mendapati bahwa Will sudah pergi ke Swiss.
Lou pun segera menyusul ke Swiss dan kesudahannya sukses bertemu dengan Will. Ia menemani Will di saat saat terakhir Will.
Beberapa ahad setelah kepulangannya dari Swiss, Lou yang ketika itu telah pindah ke Kota Paris, Prancis, membaca surat terakhir Will di suatu bar. Will menyampaikan bahwa ia telah meninggalkan sejumlah uang bagi Lou untuk memburu mimpinya. Terakhir, Will menutup suratnya dengan permintaan biar Lou menjalani hidupnya sebaik-baiknya.

Nah, itulah tadi ulasan singkat dan sinopsis film barat romantis Me Before You.
Kesimpulan Resensi Film Me Before You
Mengangkat sebuah jalan kisah yang sungguh emosional, Film Me Before You yakni sebuah kisah romansa yang bagus sekaligus menjamah. Emilia Clarke dan Sam Claflin menunjukkan penampilan terbaik mereka dalam memerankan sosok abjad Lou dan Will yang mempunyai kepribadian saling bertolak belakang.
Meskipun ditutup dengan selesai cerita yang menyedihkan, namun film ini tetap berhasil menyampaikan pesan perihal besarnya kekuatan cinta dan bagaimana cinta bisa menjinjing perubahan mempunyai arti dalam kehidupan seseorang.
Sumber foto: Warner Bros. Pictures
Posting Komentar untuk "Review Profile Film Me Before You (2016), Cinta Tak Memandang Fisik"