Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Review Profile Film How To Train Your Dragon (2010), Bisakah Insan Dan Naga Hidup Berdampingan?

Wekepo.comHow to Train Your Dragon merupakan salah satu seri film animasi yang amat populer. Seri film yang diangkat dari novel anak-anak berjudul sama karya Cressida Cowell ini dimulai dari film pertamanya yang dirilis pada 2010.

Di film pertama seri How to Train Your Dragon, kita akan diajak masuk ke dalam dunia fantasi bertema Viking yang menceritakan ihwal kehidupan manusia dan naga. Tokoh utama film ini yaitu seorang perjaka bernama Hiccup yang menjajal meyakinkan rakyatnya bahwa naga ialah makhluk yang baik dan bisa dikendalikan.

Chris Sanders dan Dean DeBlois menjadi sutradara dari film How to Train Your Dragon. Bersama Will Davies, keduanya juga menulis naskah film ini.

Deretan para pengisi bunyi film How to Train Your Dragon mencakup Jay Baruchel yang memerankan suara huruf Hiccup Horrendous Haddock III, America Ferrera selaku Astrid Hofferson, Gerard Butler sebagai Stoick the Vast, Craig Ferguson selaku Gobber the Belch, Christopher Mintz-Plasse sebagai Fishlegs Ingerman, Jonah Hill selaku Snotlout Jorgenson, serta T.J. Miller dan Nasrani Wiig sebagai si kembar Tuffnut dan Ruffnut Thorston.

Sutradara
  • Chris Sanders
  • Dean DeBlois
Penulis NaskahBonnie Arnold
Diadaptasi dari NovelHow to Train Your Dragon by Cressida Cowell
Tanggal Rilis
  • 21 Maret 2010 (Gibson Amphitheater)
  • 26 Maret 2010 (United States)
Durasi Tayang98 menit
Asal NegaraUnited States
Bahasa English
Didistribusikan oleh Paramount Pictures
Tema / Genre Animasi, Action, Fantasi
Urutan How to Train Your Dragon
  1. How to Train Your Dragon (2010)
  2. How to Train Your Dragon (2014)
  3. How to Train Your Dragon (2019)

Yuk, pahami lebih lengkap wacana dongeng dalam film barat animasi How to Train Your Dragon lewat sinopsisnya berikut ini, ya.

Sinopsis Film How to Train Your Dragon 1 (2010)

Kisah dalam film How to Train Your Dragon mengambil latar di sebuah pulau fiktif bernama Berk yang terletak di daerah Skandinavia, Eropa Utara. Pulau Berk merupakan pulau terpencil yang ditinggali oleh sebuah suku viking yang berisikan para penjelajah lautan.

Di film ini, diceritakan bahwa naga benar-benar ada dan hidup di dunia yang sama dengan manusia. Di pulau Berk, para orangnya memusuhi naga alasannya adalah pulau mereka sering kali dihadiri oleh naga yang menghancurkan bangunan, mencuri ternak, dan membahayakan nyawa para penduduk.

Kepala suku yang menjadi pemimpin para penduduk Berk, Stoick the Vast, memiliki seorang putra tunggal yang berjulukan Hiccup Horrendous Haddock III. Namun, sama sekali tak mirip ayahnya yang gagah dan berwibawa, pemuda berusia 15 tahun itu memiliki tampilan yang kurus dan nampak lemah.

Hiccup sama sekali tak merefleksikan sosok putra mahkota yang akan meneruskan tahta ayahnya suatu hari. Ia bahkan dianggap tidak memiliki kecakapan yang cukup untuk membunuh naga.

Oleh karena itu, Hiccup kesudahannya justru belajar pada salah satu berilmu besi populer di Berk, Gobber, untuk menciptakan berbagai peralatan mekanis. Namun, acap kali alat ciptaan Hiccup ini justru gagal dan malah menjadikan hal yang tidak dikehendaki.

Suatu hari, ketika para naga kembali datang dan menyerang Pulau Berk, Hiccup berhasil memakai salah satu alat ciptaannya untuk menembak seekor naga hingga jatuh. Naga yang ditembak jatuh oleh Hiccup itu yakni seekor naga Night Fury berwarna hitam, spesies naga misterius yang sangat langka dan berbahaya.

Tidak ada masyarakatBerk yang yakin bahwa Hiccup sudah sukses menembak jatuh naga itu. Oleh balasannya, Hiccup memutuskan untuk mencari sendiri naga itu di lokasi daerah ia melihat jatuhnya sang naga.

Hiccup pergi ke hutan dan hasilnya sukses mendapatkan naga yang beliau cari. Naga itu terperangkap dalam jaring dari alat buatan Hiccup. Saat menyaksikan naga itu, Hiccup tak tega membunuhnya dan jadinya justru melepaskan naga itu supaya bisa kembali bebas.

Stoick mempersiapkan suatu misi pencarian sarang naga bersama para masyarakatlain dari Pulau Berk. Sebelum Stoick pergi, beliau menyertakan Hiccup dalam sebuah kelas training melawan naga yang diajar oleh Gobber.

Kelas pembinaan itu ditujukan bagi para akil balig cukup akal di Pulau Berk untuk membekali mereka dengan kesanggupan untuk melawan dan membunuh naga di abad mendatang. Selain Hiccup, beberapa remaja lain yang mengikuti kelas itu termasuk Fishlegs, Snotlout, si kembar Ruffnut dan Tuffnut, serta Astrid.

Astrid yakni salah satu gadis orisinil Pulau Berk yang mempunyai sifat pemberani serta sangat mahir dalam hal bertarung dan memakai senjata. Sebenarnya, Hiccup sendiri diam-membisu mengagumi Astrid dan menaruh perasaan pada gadis itu.

Review Sinopsis Film How to Train Your Dragon 1 2010

Suatu hari, Hiccup pergi lagi ke dalam hutan tempat jatuhnya si naga Night Fury yang sebelumnya dia tembak. Ternyata, naga Night Fury itu masih ada di dalam hutan itu.

Naga yang malang itu tidak mampu melayang lagi alasannya alat yang ditembakkan oleh Hiccup sudah merobek sebagian dari ujung ekor si Night Fury. Akhirnya, Hiccup pun berupaya mendekati naga itu agar bisa merawatnya.

Review Sinopsis Film How to Train Your Dragon 1 2010

Awalnya, Hiccup mencoba menawari si Night Fury dengan ikan sebagai kuliner. Ia kemudian menamai si Night Fury dengan nama “Toothless” alasannya adalah naga itu mempunyai deretan gigi yang dapat disembunyikan.

Review Sinopsis Film How to Train Your Dragon 1 2010

Hiccup yang merasa bersalah dikarenakan telah membuat Toothless kehilangan sebagian ujung ekornya kesudahannya membuatkan naga itu sebuah pelana dan ekor prostesis. Mulai ketika itu, Toothless mampu melayang lagi namun harus dengan dikendalikan oleh Hiccup.

Hiccup menghabiskan semakin banyak waktunya dengan Toothless di hutan. Melalui aneka macam kesempatan ini, beliau pun dapat mengetahui lebih baik ihwal naga dan sikap mereka yang ternyata selama ini banyak disalahpahami oleh pada umumnya insan.

Pengetahuan yang ia mampu dari pengamatannya ini justru secara tak terduga menolong Hiccup menjadi akseptor paling unggul di antara sobat-temannya lainnya dalam kelas pelatihan melawan naga yang dibimbing oleh Gobber.

Hiccup mampu menangkap seekor naga dengan tenang dan bahkan tak memerlukan tindak kekerasan dikala menangani mereka. Ketika teman-temannya yang lain menjadi kagum akan kesanggupan Hiccup ini, Astrid justru di segi lain merasa curiga dan mengira bahwa Hiccup menyembunyikan sebuah rahasia.

Beberapa hari kemudian, Stoick risikonya pulang dari misi pencariannya yang berakhir tanpa membuahkan hasil. Namun, dia senang saat mengetahui bahwa setidaknya Hiccup sukses menjadi akseptor paling unggul di kelas pelatihan Gobber.

Sayangnya, Hiccup kini mesti menghadapi cobaan terakhir yang paling susah dalam kelasnya itu, adalah membunuh seekor naga. Hiccup berupaya melarikan diri dengan Toothless, namun Astrid diam-membisu mengikuti Hiccup sampai ke bab hutan kawasan Toothless berada.

Review Sinopsis Film How to Train Your Dragon 1 2010

Hiccup kemudian berusaha meyakinkan Astrid bahwa naga bekerjsama yaitu makhluk yang ramah dan tidak berbahaya bagi insan jikalau diperlakukan dengan baik. Untuk menunjukan perkataannya ini, Hiccup mengajak Astrid untuk melayang bersamanya di atas punggung Toothless.

Review Sinopsis Film How to Train Your Dragon 1 2010

Toothless kemudian secara tak terduga menjinjing mereka ke sebuah tempat misterius yang ternyata merupakan sarang naga. Di dalamnya, tinggal seekor naga raksasa berjulukan The Red Death yang menjadi penguasa dari kawanan naga lain yang lebih kecil.

Review Sinopsis Film How to Train Your Dragon 1 2010

Naga-naga yang lebih kecil itu ternyata selama ini mencuri binatang ternak dari pemukiman insan untuk diberikan pada The Red Death. Mereka terpaksa mencuri semoga diri mereka sendiri tidak dimakan oleh The Red Death.

Astrid menganjurkan untuk memberitahukan temuan mereka ini pada seluruh masyarakatBerk. Namun, Hiccup tidak oke alasannya beliau cemas jika mereka menceritakannya pada masyarakatBerk, keamanan Toothless di sisi lain akan terancam. Hiccup dan Astrid pun kembali pulang ke Pulau Berk.

Keesokan harinya, dalam ujian terakhir Hiccup, ia harus membunuh seekor naga tawanan berjenis Monstrous Nightmare. Tetapi, bukannya membunuh naga itu, Hiccup justru menunjukkan pada seluruh penonton bahwa naga itu sebetulnya mampu dikendalikan kalau manusia menggunakan kelembutan dan cara tenang.

Stoick yang geram menyaksikan ini kemudian dengan sengaja memancing amarah naga itu dan menyebabkan si naga menjadi berangasan. Toothless datang-datang datang untuk menyelamatkan Hiccup, namun Toothless justru akhirnya ditangkap oleh para masyarakatBerk lainnya.

Hiccup akibatnya tanpa sengaja mengungkap bahwa Toothless mengetahui tentang sarang naga yang berusaha dicari oleh Stoick. Merasa kecewa dengan Hiccup, Stoick memberitahukan bahwa dia tak lagi menilai Hiccup sebagai putranya. Stoick lalu menghimpun armada untuk mencari sarang naga itu dan menambatkan Toothless pada bab depan kapal selaku penunjuk arah.

Setelah Stoick dan pasukannya pergi, Hiccup merasa terpukul dan berpikir bahwa beliau dulu seharusnya membunuh Toothless. Tetapi, Astrid mengingatkan Hiccup bahwa opsi Hiccup untuk membebaskan Toothless justru pertanda suatu bentuk rasa kasih, dan bukannya kekurangan.

Hiccup hasilnya memutuskan untuk pergi menyelamatkan Toothless bareng Astrid dan sobat-temannya lainnya dengan cara mengendarai sejumlah naga tawanan yang ada di Pulau Berk.

Sementara itu, ketika Stoick dan pasukannya tiba di sarang naga dan membongkarnya, sebagian besar kawanan naga itu terbang dan melolosan diri. Aksi itu justru menjadikan The Red Death terbangun dari tidurnya. Naga raksasa itu dengan mudahnya berhasil memukul mundur pasukan Stoick.

Begitu Hiccup dan kawan-kawannya datang, mereka secepatnya mengalihkan perhatian The Red Death, selagi Hiccup berusaha membebaskan Toothless. Saat mencoba melakukan hal ini, Hiccup nyaris saja tenggelam.

Namun, Stoick kemudian tiba dan menyelamatkan Hiccup sekaligus Toothless. Stoick dan Hiccup kemudian saling berdamai kembali.

Review Sinopsis Film How to Train Your Dragon 1 2010

Review Sinopsis Film How to Train Your Dragon 1 2010

Dengan menunggangi Toothless, Hiccup lalu terbang mendekati The Red Death dan menyerang selaput dari sayap naga raksasa itu. Mereka kemudian menembakkan bola api ke dalam lisan The Red Death hingga naga raksasa itu akibatnya sukses dikalahkan. Meski demikian, pertarungan sengit itu menimbulkan Hiccup kehilangan bab bawah dari kaki kirinya.

Review Sinopsis Film How to Train Your Dragon 1 2010

Saat Hiccup kembali terbangun, dia mendapati bahwa dirinya telah dibawa pulang kembali ke Pulau Berk. Gobber bahkan menyebarkan Hiccup suatu kaki prostesis.

Sejak insiden itu, seluruh masyarakatPulau Berk mengagumi Hiccup karena aksi kepahlawanannya. Tak cuma itu, Astrid bahkan secara terbuka memberikan perasaannya pada Hiccup dengan cara mencium Hiccup.

Berkat Hiccup, para masyarakatpulau Berk kesudahannya tak lagi menilai naga sebagai gangguan ataupun bahaya. Mereka bahkan mulai mendapatkan keberadaan naga di sekeliling mereka dan hidup berdampingan secara damai dengan para naga itu.

Nah, itulah tadi ulasan dan sinopsis film How to Train Your Dragon.

Kesimpulan Film How to Train Your Dragon 1

Mengangkat tema dan desain kisah yang unik, maka tak heran kalau How to Train Your Dragon berhasil menjadi pembuka bagi suatu seri film animasi yang sangat berhasil. Film ini bahkan sempat dinominasikan dalam ajang penghargaan The Academy Awards ke-83 untuk klasifikasi film animasi. Pada pasar box office, film ini juga sukses meraih pemasukan hingga $494.9 juta.

Sumber foto: DreamWorks Animation

Posting Komentar untuk "Review Profile Film How To Train Your Dragon (2010), Bisakah Insan Dan Naga Hidup Berdampingan?"