Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Review Profile Film Harry Potter And The Goblet Of Fire (2005)

Wekepo.comHarry Potter and the Goblet of Fire yaitu film keempat dari seri fantasi Harry Potter. Seri fantasi yang diubahsuaikan dari novel karya J. K. Rowling ini menceritakan perihal usaha penyihir muda Harry Potter dalam melawan kejahatan dari penyihir besar lengan berkuasa Lord Voldemort.

Goblet of Fire disutradarai oleh Mike Newell, dengan naskah yang kembali ditulis oleh Steve Kloves sebagaimana tiga film pendahulunya. Film ini dibintangi oleh Daniel Radcliffe, Rupert Grint, Emma Watson, Ralph Fiennes, Michael Gambon, Brendan Gleeson, Roger Lloyd-Pack, David Tennant, Robert Pattinson, Alan Rickman, Robbie Coltrane, dan Timothy Spall.

Detail Film

Sutradara Mike Newell
Penulis NaskahSteve Kloves
Penulis NovelJ. K. Rowling
Tanggal Rilis
  • 6 November 2005 (Odeon Leicester Square)
  • 18 November 2005 (United Kingdom and United States)
Durasi Tayang157 menit
Asal Negara
  • United Kingdom
  • United States
Bahasa English
Series FilmSeries Harry Potter

Gimana keseruan kisah dalam seri Harry Potter 4 ini? Berikut ini ialah sinopsis film Harry Potter and the Goblet of Fire selengkapnya.

Sinopsis Film Harry Potter and the Goblet of Fire

Review Sinopsis Film Harry Potter and the Goblet of Fire 2005

Bagian prolog film Harry Potter and the Goblet of Fire menampilkan seorang laki-laki tua berjulukan Frank Bryce yang tinggal di sebuah pondok di desa terpencil. Ia tinggal di bersahabat rumah keluarga Riddle yang telah usang kosong.

Suatu malam, ia menyaksikan lampu menyala di rumah keluarga Riddle dan menerka itu tindakan anak-anak kecil yang bandel. Frank kemudian mendatangi rumah itu dan tanpa sengaja justru mendengar percakapan antara Voldemort, Peter Pettigrew alias Wormtail, dan seorang pria muda yang membahas rencana kejahatan mereka selanjutnya.

Saat Voldemort menyadari eksistensi Peter di sana, ia pun membunuhnya. Seluruh peristiwa ini disaksikan oleh Harry Potter dalam suatu visi yang dia lihat lewat mimpi. Harry terbangun dari mimpi buruk itu hingga berkeringat dingin.

Musim panas itu, Harry, Hermione, dan Keluarga Weasley datang untuk menyaksikan pertandingan selesai Piala Dunia Quidditch. Namun, usai pertarungan, para Pelahap Maut melaksanakan teror pada para penonton yang berkemah di sekitar stadion. Lalu, laki-laki muda pengabdi Voldemort yang Harry lihat dalam mimpinya muncul dan menciptakan Tanda Kegelapan di langit, membuktikan kebangkitan Voldemort.

Harry dan mitra-kawannya kembali untuk menjalani tahun keempat mereka di Hogwarts. Kepala Sekolah mereka, Profesor Albus Dumbledore, menyampaikan bahwa tahun itu mereka akan kedatangan guru Pertahan terhadap Ilmu Hitam yang baru, Alastor “Mad-Eye” Moody.

Dumbledore juga memberitahukan bahwa tahun itu Hogwarts akan menjadi tuan rumah dari penyelenggaraan Turnamen Triwizard yang juga akan disertai dua sekolah lain. Piala Api akan menentukan tiga juara dari tiga sekolah itu yang mesti berusia di atas tujuh belas tahun untuk bertanding dalam tiga tantangan sihir mematikan untuk mengungguli Piala Triwizard.

Setelah proses seleksi ajaib, Piala Api jadinya memilih tiga juara. Mereka ialah Cedric Diggory sebagai wakil dari Hogwarts, Viktor Krum sebagai wakil dari Durmstrang, dan Fleur Delacour dari Beauxbatons. Namun, Piala Api tiba-datang mengeluarkan nama keempat, ialah Harry Potter.

Review Sinopsis Film Harry Potter and the Goblet of Fire 2005 Triler dan Cast

Kejadian ini tentu menciptakan seluruh orang menjadi terkejut dan menduga bahwa Harry melakukan kecurangan. Sementara itu, para juri Turnamen Triwizard saling berdebat untuk memilih apa yang mesti mereka perbuat. Akhirnya, perwakilan Kementerian Sihir Barty Crouch Sr. menetapkan bahwa Harry tetap mesti ikut di Turnamen Triwizard.

Ron yang merasa iri alasannya Harry terpilih selaku juara Turnamen Triwizard pun bersikap masbodoh dan enggan bicara dengan Harry. Tetapi, membisu-membisu ia memberi perlindungan biar Harry mendapatkan petunjuk ihwal tantangan pertama mereka.

Review Sinopsis Film Harry Potter and the Goblet of Fire 2005 Triler dan Cast

Review Sinopsis Film Harry Potter and the Goblet of Fire 2005 Triler dan Cast

Sebagai tantangan pertama, para juara Turnamen Triwizard harus mengambil sebutir telur emas yang dijaga oleh seekor naga. Pada hari penyelenggaraan tantangan pertama, masing-masing juara mengambil undian untuk menentukan jenis naga yang mereka lawan.

Review Sinopsis Film Harry Potter and the Goblet of Fire 2005 Triler dan Cast

Para juara dilarang menenteng alat sihir apapun selain tongkat sihir mereka di dalam arena pertarungan. Harry balasannya menggunakan mantra “Accio” untuk memanggil sapu terbangnya. Harry sukses mengecoh naga dengan kesanggupan terbangnya dan mendapatkan telur emas itu.

Termasuk dalam tradisi Turnamen Triwizard adalah penyelenggaraan Pesta Dansa Yule, di mana para siswa lazimnya akan mengajak para siswi untuk tiba dan berdansa dengan mereka. Harry menjajal mengajak Cho Chang, cewek yang ditaksirnya. Tetapi, Cho terlanjur mengiyakan ajakan dari Cedric.

Harry dan Ron karenanya pergi dengan Parvati dan Padma Patil. Sementara itu, Hermione pergi dengan Viktor dan membuat Ron membisu-diam merasa cemburu.

Review Sinopsis Film Harry Potter and the Goblet of Fire 2005 Triler dan Cast

Sementara itu, Harry masih belum mampu memecahkan isyarat perihal tantangan kedua yang tersimpan dalam telur emas. Sebagai balas kecerdikan sebab Harry sudah membantunya dalam tantangan pertama, Cedric lalu menyuruh Harry untuk menjinjing telur itu bersamanya ketika mandi.

Ternyata, tantangan kedua mengharuskan para juara untuk menyelam ke dalam Danau Hitam selama satu jam untuk menyelamatkan sesuatu yang berharga bagi mereka. Dengan saran Neville, Harry lalu memakai tumbuhan sihir Gillyweed supaya bisa bernapas dalam air.

Review Sinopsis Film Harry Potter and the Goblet of Fire 2005 Triler dan Cast

Di hari penyelenggaran tantangan kedua, Harry mendapati bahwa hal berguna yang dimaksud yakni teman-sahabat para juara. Harry mesti menyelamatkan Ron. Tapi, danau yang dipenuhi oleh Putri Duyung menyeramkan itu membuat Fleur tak mampu menyelamatkan adiknya, Gabrielle.

Review Sinopsis Film Harry Potter and the Goblet of Fire 2005 Triler dan Cast

Harry yang merasa khawatir akibatnya melaksanakan hal yang bukan menjadi tugasnya dengan cara membawa Ron dan Gabrielle sekaligus kembali ke atas. Meski akhir di urutan ketiga, kebaikan Harry ini menciptakan para juri memutuskan untuk menganugerahinya posisi kedua.

Tak lama setelah itu, Harry lalu menemukan mayat Barty Crouch Sr. yang tergeletak di hutan. Dumbledore lalu meminta Harry untuk menemuinya di kantornya.

Selagi menanti, Harry melihat alat sihir Pensieve Dumbledore yang berfungsi untuk melihat kembali kenangan milik seseorang. Bentuknya seperti sebuah ember dengan cairan yang berkilau.

Harry membenamkan parasnya ke dalam Pensieve dan terbawa masuk ke dalam salah satu ingatan Dumbledore. Di ingatan itu, beliau melihat sidang pengadilan Igor Karkaroff, salah satu Pelahap Maut yang berhasil tertangkap sehabis jatuhnya Lord Voldemort.

Igor mengungkap nama para Pelahap Maut lain yang beliau kenal untuk merenggangkan hukumnya. Ia menyebut Severus Snape, tetapi Dumbledore memperlihatkan pembelaannya. Setelah argumennya sukses terpatahkan, Igor lalu menyebut nama Barty Crouch Jr.

Harry menyadari bahwa Barty Crouch Jr. yaitu pria muda yang beliau lihat mimpinya. Hakim pengadilan itu, Barty Crouch Sr., akibatnya bertindak adil dengan mengantarputranya sendiri ke penjara sihir Azkaban karena perbuatannya.

Beberapa hari lalu, kesannya tibalah ketika penyelenggaraan tantangan tamat sekaligus yang paling berbahaya dalam Turnamen Triwizard. Dalam tantangan itu, para juara diharuskan untuk masuk dan memperoleh Piala Triwizard yang tersimpan di bagian tengah sebuah labirin. Labirin itu amat besar, berliku, dan menyimpan bahaya di setiap sudutnya.

Keempat juara masuk ke dalam labirin dengan berhati-hati. Namun, sesuatu yang misterius kemudian menyerang Fleur dan Viktor, sampai membuat mereka tersingkir dari permainan.

Sihir jahat yang terasa ganjil itu lalu mencoba menyerang Cedric di detik-detik terakhir dikala Cedric dan Harry berlomba menuju Piala Triwizard. Harry memutuskan untuk menolong Cedric dan keduanya sepakat untuk mengambil piala itu pada dikala yang bersama-sama.

Namun, di luar prasangka mereka, piala tersebut ternyata ialah sebuah Portkey yang menenteng mereka ke suatu pemakaman yang suram dan mencekam. Sebagai catatan, Portkey yaitu alat yang sudah diberi mantra untuk mengirimkan siapapun yang menyentuhnya ke tempat lain.

Review Sinopsis Film Harry Potter and the Goblet of Fire 2005 Triler dan Cast

Rupanya, Harry dan Cedric sudah dijebak oleh seseorang. Di pemakaman itu, lalu timbul Wormtail yang membawa sesosok makhluk kecil menakutkan di tangannya. Makhluk itu adalah Voldemort yang berwujud lemah sesudah beliau gagal membunuh Harry belasan tahun sebelumnya.

Wormtail membunuh Cedric dengan Kutukan Kematian. Sementara itu, Harry ditawan di bawah suatu patung watu nisan.

Wormtail kemudian memulai sebuah ritual untuk membangkitkan kembali Voldemort. Setelah ritual itu simpulan, Voldemort pun berhasil kembali ke wujud aslinya. Ia kemudian mengundang seluruh Pelahap Maut untuk menyaksikan kembali kebangkitannya.

Voldemort yang masih meletakkan dendam pada Harry sebab berhasil mematahkan sihirnya dikala beliau masih bayi kemudian menantang Harry untuk melakukan duel sihir. Untuk menjaga diri, Harry menyerukan mantra Expelliarmus untuk melucuti tongkat Voldemort. Sementara, Voldemort menyerukan Kutukan Pembunuh.

Kedua tongkat mereka mengeluarkan cahaya menyilaukan yang saling bertautan. Dari pertautan itu, lalu muncul semua roh dari orang-orang yang pernah dibunuh oleh Voldemort.

Termasuk di antara mereka adalah Cedric, Frank, dan kedua orang bau tanah Harry. Dengan sumbangan para roh ini, Harry akibatnya berhasi meloloskan diri dengan cara menggunakan portkey yang dia gunakan sebelumnya untuk kembali ke Hogwarts.

Begitu Harry kembali ke Hogwarts dengan menenteng jenazah Cedric, seluruh penonton yang hadir pun menjadi heboh. Harry mengungkapkan bahwa Voldemort telah kembali dan bahwa Voldemort juga lah yang membunuh Cedric.

Moody mengajak Harry yang masih terguncang ke kantornya. Di sana, ia menanyakan perihal apa yang baru saja dialami oleh Harry. Tetapi, Moody kemudian tanpa sadar mengucapkan “kawasan pemakaman” meski Harry belum memberitahunya soal itu.

Moody mengatakan bahwa ia ialah sosok yang sudah memanipulasi Piala Api sampai mengeluarkan nama Harry. Ia juga menolong Harry di sepanjang turnamen tanpa sepengetahuan Harry. Hal ini beliau kerjakan supaya Harry bisa mengungguli Turnamen Triwizard dan pada alhasil berjumpa dengan Voldemort.

Setelah selesai membongkar semua aksi jahatnya, Moody lalu menjajal menyerang Harry. Tetapi, Dumbledore, Snape, dan McGonagall datang dan berhasil mencegahnya. Para guru Hogwarts itu kemudian memaksa Moody untuk meminum ramuan kejujuran Veritaserum untuk menceritakan fakta sebenarnya

Moody mengaku bahwa ia bahwasanya ialah Barty Crouch Jr. Ia telah menyamar selaku Alastor Moody, dan menyekap sosok yang orisinil dalam sebuah peti bawah tanah.

Setelah semua bencana itu rampung, Dumbledore memberitahukan secara resmi bahwa Voldemort sudah kembali dan bahwa maut Cedric adalah perbuatan Voldemort. Kementerian Sihir mencoba membantah ini alasannya adalah takut akan apa yang mereka hadapi berikutnya.

Di selesai film, para siswa Beauxbatons dan Durmstrang pun kembali ke sekolah mereka masing-masing dan mengucapkan salam perpisahan pada para siswa Hogwarts.

Itulah tadi ulasan dan sinopsis film Harry Potter and the Goblet of Fire.

Youtube Trailer Harry Potter and the Goblet of Fire

Kesimpulan Review Harry Potter and the Goblet of Fire

Film keempat dari seri film Harry Potter ini menjadi bab penting sebab menandai kembalinya Lord Voldemort. Sikap Kementerian Sihir yang bersikap menyangkal tentang kembalinya Voldemort akan menjadi hal yang menimbulkan banyak persoalan gres di film kelima nantinya.

Sumber foto: Warner Bros. Pictures

Posting Komentar untuk "Review Profile Film Harry Potter And The Goblet Of Fire (2005)"