Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Review Profile Film Harry Potter And The Philosopher’S Stone (2001)

Wekepo.comHarry Potter and the Philosopher’s Stone, yang di Amerika Serikat dirilis dengan judul Harry Potter and the Sorcerer’s Stone, adalah film pertama dari seri film fantasi terkenal Harry Potter. Seri ini diangkat dari novel fantasi legendaris karya J. K. Rowling.

Film ini disutradarai oleh Chris Columbus, berdasarkan naskah yang ditulis oleh Steve Kloves. Seri film ini mengikuti petualangan Harry Potter, seorang penyihir muda, dalam melawan penyihir jahat bernama Lord Voldemort.

Para bintang film film Harry Potter and the Philosopher’s Stone di antaranya yakni Daniel Radcliffe yang berperan selaku Harry Potter, Rupert Grint sebagai Ron Weasley, Emma Watson selaku Hermione Granger.

Selain itu, ada pula Robbie Coltrane yang berperan sebagai Rubeus Hagrid, Richard Harris sebagai Albus Dumbledore, Ian Hart sebagai Quirinus Quirrell, serta Alan Rickman sebagai Severus Snape, serta Maggie Smith selaku Minerva McGonagall.

Penasaran dengan permulaan mula kisah si penyihir populer Harry Potter? Nah, langsung saja simak sinopsis film Harry Potter and the Philosopher’s Stone berikut ini, yuk.

Detail Film

Sutradara Chris Columbus
ProduserDavid Heyman
PenulisJ.K. Rowling
Tanggal rilis
  • 4 November 2001 (Inggris)
  • 14 November 2001 (Amerika Serikat)
  • 29 November 2001 (Australia)
  • 19 Desember 2001 (Indonesia)
Durasi 152 menit
Negara
  • Inggris
  • Amerika Serikat
BahasaInggris
Seri Harry PotterHarry Potter

Sinopsis Film Harry Potter and the Philosopher’s Stone (2001)

Bagian permulaan film Harry Potter and the Philosopher’s Stone menawarkan dua orang penyihir berjalan di tengah malam. Mereka menyusuri Jalan Privet Drive, sebuah jalanan perumahan menengah atas yang terletak pada kawasan suburban kota yang rapi.

Dua penyihir ini yakni Albus Dumbledore dan Minerva McGonagall. Mereka ialah profesor yang mengajar di Sekolah Sihir Hogwarts. Keduanya ditemani oleh penjaga sekolah tersebut, Rubeus Hagrid.

Mereka rupanya mengirimkan seorang bayi yatim piatu bernama Harry Potter pada saudara terdekat bayi itu, Keluarga Dursley. Harry Potter berkembang di tengah keluarga Dursley yang terdiri dari Vernon, Petunia, dan anak mereka satu-satunya yang sungguh manja dan suka mengusik Harry, Dudley Dursley.

Review Sinopsis Film Harry Potter and the Philosophers Stone Extended Movie J. K. Rowling

Meskipun Petunia adalah abang dari Lily, ibu Harry, ia dan suaminya selalu bertindak tidak adil serta semena-mena pada Harry. Mereka memberi Harry daerah tidur di lemari kecil di bawah tangga. Semua barang-barang dan baju yang dipakai oleh Harry juga merupakan bekas dari Dudley.

Saat Harry berusia sepuluh tahun, ia dan Keluarga Dursley pergi mengunjungi suatu kebun binatang. Di sana, Harry tanpa sengaja menyebabkan kerusuhan ketika dia mendapati dirinya mampu bicara dengan seekor ular dan bahkan melepaskan ular itu dari kandangnya. Sejak itu, Keluarga Dursley makin tidak senang Harry alasannya menilai beliau anak yang aneh seperti Lily.

Suatu hari, Harry mendapatkan sepucuk surat dari Sekolah Sihir Hogwarts. Namun, sebelum ia sempat membuka surat itu, Paman Vernon mencegahnya. Setelah itu, setiap hari rumah Keluarga Dursley selalu mendapat surat dari Hogwarts.

Mereka berusaha melarikan diri untuk sementara waktu di suatu pulau terpencil supaya tidak lagi menerima surat itu. Tetapi, suatu hari, Hagrid muncul di pondok mereka untuk menjemput Harry ke Hogwarts. Hagrid mengatakan bahwa Harry, sebagaimana kedua orang tuanya, adalah penyihir.

Ternyata, surat yang selama ini dikirim terhadap Harry itu menyatakan bahwa dia diterima sebagai murid Hogwarts. Meski Keluarga Dursley tidak oke, Hagrid tetap menenteng Harry pergi dari sana.

Hagrid menjinjing Harry ke Diagon Alley, suatu kawasan pusat perbelanjaan yang ada di dunia sihir, untuk membeli perlengkapan sekolahnya. Di sana, Harry mendapatkan tongkat sihir pertamanya. Hagrid juga memberi Harry seekor burung hantu putih yang kemudian dia beri nama Hedwig selaku binatang peliharaan dan sebagai pengirim surat.

Review Sinopsis Film Harry Potter and the Philosophers Stone Extended Movie J. K. Rowling

Hagrid kemudian menceritakan wacana kurun lalu Harry. Dulu, kedua orang renta Harry, James dan Lily, meninggal sebab kutukan dari seorang penyihir jahat yang sungguh berpengaruh bernama Lord Voldemort.

Harry menjadi satu-satunya orang dalam sejarah yang tercatat berhasil selamat dari sihir jahat sang Pangeran Kegelapan. Hal ini menyebabkan dirinya selaku sosok yang sangat populer di kalangan para penyihir sampai mendapat julukan “Anak yang Bertahan Hidup”.

Sejak kejadian itu, Lord Voldemort datang-tiba lenyap. Banyak yang menyampaikan bahwa Kutukan yang gagal itu sudah menciptakan Lord Voldemort sungguh lemah.

Ketika tiba saat bagi Harry untuk berangkat ke Hogwarts, beliau pergi ke Stasiun King’s Cross. Di atas Kereta Hogwarts Express, beliau bertemu dengan sejumlah murid Hogwarts lain.

Harry secepatnya menjadi mitra akrab dengan salah satu anak laki-laki berambut merah yang sebaya dengannya, Ron Weasley. Mereka duduk di dalam kompartemen yang sama dan mengobrol seru.

Tak lama, mereka kemudian berjumpa dengan seorang anak perempuan pandai bernama Hermione Granger. Hermione yakni penyihir keturunan Muggle. Kedua orang tua Hermione ialah manusia umumdan tidak memiliki kesanggupan sihir. Harry juga berjumpa seorang anak laki-laki berambut pirang yang angkuh berjulukan Draco Malfoy.

Setelah perjalanan panjang, mereka akhirnya datang di Hogwarts. Mereka mesti menyeberangi danau dengan bahtera kecil secara berkelompok sebagai tradisi bagi murid tahun pertama.

Setibanya para murid di Hogwarts yang bentuknya mirip kastil itu, mereka dibawa ke dalam Aula Besar. Terdapat empat asrama di Hogwarts yang berisikan Gryffindor, Hufflepuff, Ravenclaw, dan Slytherin. Keempat asrama ini mempunyai karakteristik dan visi yang berbeda satu sama lain.

Para murid tahun pertama harus menjalani sebuah upacara penentuan asrama yang dijalankan oleh sebuah topi asing. Topi asing itu diletakkan di kepala mereka dan kemudian ia akan menentukan asrama mana yang terbaik untuk murid yang memakainya.

Harry, Ron, dan Hermione masuk ke dalam asrama Gryffindor. Sementara, Malfoy masuk ke asrama Slytherin.

Review Sinopsis Film Harry Potter and the Philosophers Stone Extended Movie J. K. Rowling

Di Hogwarts, Harry mulai belajar berbagai ilmu sihir yang menarik dan sungguh berguna. Pada salah satu kelas, mereka diajarkan cara memakai Sapu Terbang.

Review Sinopsis Film Harry Potter and the Philosophers Stone Extended Movie J. K. Rowling

Bakat melayang alami yang diwarisi Harry dari ayahnya menciptakan Harry terpilih selaku Seeker dari tim Quidditch asrama Gryffindor. Quidditch yakni sebuah permainan sihir yang sama dengan sepak bola di dunia kasatmata.

Review Sinopsis Film Harry Potter and the Philosophers Stone Extended Movie J. K. Rowling

Suatu malam, Harry, Ron, dan Hermione tanpa sengaja menemukan bab tersembunyi di kastil Hogwarts yang dijaga oleh Fluffy, seekor anjing raksasa berkepala tiga.

Di Kelas Mantra, tanpa disadari oleh Hermione, ia telah menciptakan Ron tersinggung. Ron pun mengejek Hermione hingga membuat gadis itu sungguh sedih.

Review Sinopsis Film Harry Potter and the Philosophers Stone Extended Movie J. K. Rowling

Hermione pergi ke kamar mandi untuk menangis. Tetapi, tiba-datang di kamar mandi itu secara misterius timbul sesosok Troll. Harry dan Ron menyelamatkan Hermione. Peristiwa itu menjadi permulaan dari persahabatan ketiganya.

Beberapa hari kemudian, tiga sekawan itu mengenali bahwa Fluffy ternyata sengaja diposisikan di sana untuk menjaga pintu masuk ke ruang tempat sebuah Batu Bertuah disimpan. Batu ini mampu memberikan hidup yang baka bagi orang yang menggunakannya selaku ramuan sihir.

Harry menerka bahwa guru Ramuan mereka, Severus Snape, sebenarnya ialah pengabdi Lord Voldermort yang berupaya menghidupkan lagi sang Pangeran Kegelapan dan membisu-membisu mengincar Batu Bertuah itu. Snape sendiri yakni guru yang entah sebab argumentasi apa begitu membenci Harry.

Harry, Ron, dan Hermione pun berusaha untuk menerima watu itu sebelum Snape mampu mengambilnya. Hagrid lalu tanpa sengaja memberi tahu Harry dan mitra-kawan bahwa Fluffy bisa ditidurkan dengan musik.

Malam itu juga, mereka pergi ke ruangan terlarang itu untuk mencari Batu Bertuah. Sesampainya mereka di sana, Fluffy telah tertidur pulas. Hal ini pertanda bahwa telah ada orang lain yang datang lebih dahulu dari mereka.

Lewat pintu tersembunyi yang berada di bawah kawasan Fluffy tidur, Harry, Ron, dan Hermione terjatuh ke dalam sebuah ruang bawah tanah. Mereka terlilit dalam jeratan flora Devil’s Snare. Tetapi, dengan akal Hermione, mereka kesannya mampu lolos dari sana.

Review Sinopsis Film Harry Potter and the Philosophers Stone Extended Movie J. K. Rowling

Kemudian, mereka sampai di suatu ruangan yang dipenuhi oleh ribuan kunci yang terbang. Dengan kemahiran terbang Harry, mereka karenanya bisa mendapatkan kunci yang diharapkan untuk membuka pintu ke ruangan berikutnya.

Di ruangan berikutnya, Harry dan mitra-mitra mendapati diri mereka bangun di atas suatu papan catur sihir raksasa yang dilengkapi dengan semua bidaknya. Mereka balasannya bisa mengungguli permainan itu berkat kemahiran Ron bermain catur.

Review Sinopsis Film Harry Potter and the Philosophers Stone Extended Movie J. K. Rowling

Namun, dalam prosesnya, Ron terluka parah. Harry meminta Hermione untuk meninggalkannya sendiri dan membawa Ron kembali ke atas untuk mendapat pengobatan.

Setelah menuntaskan semua tantangan itu, Harry memasuki ruangan terakhir di mana Batu Bertuah itu sebaiknya disimpan. Tetapi, di sana dia malah memperoleh salah satu gurunya yang gagap dan canggung, Quirinus Quirrell yang menunggunya.

Review Sinopsis Film Harry Potter and the Philosophers Stone Extended Movie J. K. Rowling

Rupanya, selama ini Quirrell yakni pengabdi Voldemort yang bahwasanya. Jiwa Voldemort bersemayam di belakang kepala Quirrell yang ditutupi turban.

Dengan mantra dari Dumbledore, Harry mendapatkan Batu Bertuah itu secara abnormal tersimpan kondusif dalam kantung celananya. Voldemort mengenali ini dan berjanji untuk menghidupkan lagi kedua orang tua Harry agar Harry mau menyerahkan kerikil itu.

Saat Harry menolaknya, Quirrell pun menjajal membunuh Harry. Namun, sentuhan Harry membuat kulit Quirrell terbakar dan tak usang kemudian, seluruh tubuh pria itu pun lenyap menjadi abu. Jiwa Voldemort keluar dari tubuh Quirrell dan menghilang. Sementara itu, Harry kekurangan tenaga dan jatuh pingsan.

Saat Harry terbangun, dia menemukan dirinya sedang dirawat di rumah sakit Hogwarts dengan Dumbledore di sisinya. Dumbledore mengatakan bahwa Batu Bertuah itu telah dihancurkan.

Dumbledore juga menjelaskan bahwa sihir yang membunuh Quirrell ialah sihir yang sama yang telah melindungi Harry dari Kutukan Voldemort dikala dia masih bayi. Sihir itu terwujud berkat cinta dari Lily yang akan terus melindungi Harry hingga dia berusia 17 tahun.

Di selesai tahun sekolah itu, Dumbledore menunjukkan Piala Asrama pada Gryffindor berkat agresi berani Harry dan mitra-kawannya.

Harry pun pulang lagi ke rumah Keluarga Dursley di Privet Drive untuk liburan musim panas. Tetapi kali ini, ia tahu bahwa ia telah mempunyai rumah yang beliau cintai di Hogwarts.

Kesimpulan Film Harry Potter and the Philosopher’s Stone

Itulah tadi ulasan dan sinopsis film Harry Potter and the Philosopher’s Stone.

Dengan berdasarkan pada khayalan tingkat tinggi dari J. K. Rowling, kita dibawa masuk dalam dunia sihir yang mengesankan dalam film ini. Sebagai film pertama dari seri Harry Potter, film ini menjadi pembuka yang berhasil menciptakan para penonton untuk kepincut mengikuti kelanjutan cerita Harry Potter.

Sumber foto: Warner Bros. Pictures

Posting Komentar untuk "Review Profile Film Harry Potter And The Philosopher’S Stone (2001)"