Review Profile Film Shazam!, Movie Superhero Genre Komedi Ala Dc Universe
Sinopsis Lengkap Film Shazam 2019. Sebagai studio besar di samping Marvel yang menciptakan aneka macam huruf superhero populer, DC Films justru kerap dikritik sebab film-fillmnya dipandang terlalu serius. Para penggemar menganggap bahwa DC sebaiknya mampu menyesuaikan atmosfer dalam film-filmnya agar sedikit lebih ceria dan menghibur, tanpa perlu kehilangan esensi dari dongeng.
Oleh karena itu, DC Films pun menjajal menenteng penemuan gres melalui film superhero-nya yang berjudul Shazam!. Di film Shazam, mereka menyisipkan berbagai elemen komedi yang menciptakan keseluruhan genre dari film ini bermetamorfosis film superhero berpadu dengan komedi. Nyatanya, keputusan ini benar-benar disambut baik oleh para penonton di seluruh dunia.
Sejak dirilis pada pertengahan tahun 2019, film Shazam! menuai tanggapanhangat baik dari kritikus maupun publik. Secara komersial, film ini sukses meraup pemasukan box office secara internasional sebesar $366 juta dengan biaya pembuatan yang kurang lebih diperkirakan hanya seperempat dari jumlah itu.
Shazam menjadi film ketujuh yang diproduksi dalam DC Extended Universe, semesta sinematik milik DC Films yang berisikan seri film huruf-abjad superhero dari DC Comics dengan kisah yang saling berkaitan. Film ini pun disebut sebagai salah satu film bikinan DC Films yang paling sukses di samping Aquaman dan Wonder Woman. Sekuel bagi film Shazam rencananya akan direncanakan rilis pada tanggal 4 November 2022 mendatang.
Film Shazam ialah koordinasi antara DC Films dengan New Line Cinema dan The Safran Company. Sebagai biro bagi film ini yakni Warner Bros. Pictures.

Setelah proyek ini resmi dimulai pada 2014, David F. Sanberg lalu pada alhasil didapuk untuk duduk di dingklik sutradara film Shazam! pada tahun 2017. Naskah film ini ditulis oleh Henry Gayden berdasarkan dongeng yang beliau kembangkan bareng Darren Lemke. Meski begitu, karakter Shazam! sendiri bekerjsama didasarkan pada seorang tokoh dari dunia superhero DC Comics berjulukan Captain Marvel yang dulu diciptakan oleh Bill Parker dan C. C. Beck.
Siapakah pemain Film Shazam? Ternyata Film Shazam! dibintangi oleh Asher Angel yang berperan selaku Billy Batson, Zachary Levi sebagai Shazam, Mark Strong sebagai Dr. Thaddeus Sivana, Jack Dylan Grazer dan Adam Brody selaku Frederick “Freddy” Freeman, Djimon Hounsou sebagai Penyihir Terakhir Shazam, Faithe Herman dan Meagan Good sebagai Darla Dudley, Grace Fulton dan Michelle Borth sebagai Mary Bromfield, Ian Chen dan Ross Butler sebagai Eugene Choi, Jovan Armand dan D. J. Cotrona selaku Pedro Peña, Marta Milans sebagai Rosa Vasquez, serta Cooper Andrews selaku Victor Vasquez.
Berikut yaitu sinopsis lengkap film Shazam! 2019.
Sinopsis Lengkap Film Shazam 2019
Di awal cerita film Shazam!, kita akan eksklusif diperkenalkan dengan tokoh antagonis utama dalam film ini, yaitu Dr. Thaddeus Silva. Bagian pembuka ini memperlihatkan kala kecil Thaddeus selaku anak abnormal yang tidak akur dengan abang dan ayahnya.
Dalam kilas balik tersebut, Thaddeus terlihat sedang duduk di dingklik belakang dalam kendaraan beroda empat yang sedang dikemudikan oleh ayahnya. Tiba-datang suatu kekuatan tak kasat mata seakan membawa Thaddeus pergi ke suatu kuil gila yang berada di dunia lain, yaitu Rock of Eternity.
Di sana, dia berhadapan dengan Shazam, Penyihir Kuno yang merupakan anggota terakhir dari Dewan Penyihir. Dulu, Dewan Penyihir memperlihatkan kekuatan gila pada satu “jawara” terpilih untuk menciptakan dunia manusia menjadi lebih baik.
Tetapi, berabad kemudian, jawara terakhir yang mereka pilih ternyata mengkhianati akidah dan melepas kekuatan hitam jahat Seven Deadly Sins. Shazam telah berupaya mencari kandidat jawara selama beberapa abad lamanya untuk mengambil alih dirinya. Tetapi, ia tak pernah mampu memperoleh sosok manusia dengan hati yang cukup murni untuk bisa memakai kemampuan sihir itu secara bijak.
Thaddeus menyaksikan bahwa di kuil itu ada Eye of the sin, kunci dari Seven Deadly Sins yang telah diperangkap oleh Shazam. Eye of the sin berbisik pada Thaddeus bahwa bila dia bersedia melepaskan mereka, maka Seven Deadly Sins akan menuruti perintahnya. Melihat reaksi Thaddeus yang tertarik dengan bujukan ini, Shazam pun urung memilih Thaddeus dan mengembalikannya ke dunia positif,
Thaddeus yang merasa kesal kemudian menjadikan ayahnya kehilangan konsentrasi sampai kendaraan beroda empat mereka mengalami kecelakaan. Ayah Thaddeus menjadi cacat. Tetapi, sejak saat itu, Thaddeus bertekad untuk bisa kembali lagi ke kuil itu dan membebaskan Seven Deadly Sins.
Cerita beralih ke periode kini dan memperkenalkan aksara utama Shazam!, Billy Batson. Billy yakni anak berusia 14 tahun yang terpisah dari ibunya saat ia masih kecil. Sejak itu, ia lalu senantiasa berusaha kabur dari rumah para orang bau tanah angkatnya demi mampu berjumpa dengan ibu kandungnya lagi.
Kini, Billy kembali diposisikan ke rumah orang renta angkatnya yang gres, pasangan Victor dan Rosa Vasquez. Mereka ialah orang-orang baik yang juga mengadopsi lima anak lain, ialah Mary, Pedro, Eugene, Darla, dan Freddy.
Billy tidur di kamar yang serupa dengan Freddy. Ia berniat kabur lagi, namun lalu ia perlahan mulai bersahabat dengan Freddy yang eksentrik. Freddy sendiri adalah penggemar cerita superhero.
Di segi lain, Thaddeus yang berprofesi selaku ilmuwan balasannya bisa memperoleh sebuah cara untuk kembali ke kuil Rock of Eternity. Di sana, beliau kemudian mencuri Eye of the Sin dan membiarkan tubuhnya menjadi medium bagi kawasan bersemayamnya tujuh kekuatan jahat atau Seven Deadly Sins tersebut. Ia sempat melukai Shazam sebelum kembali lagi ke dunia positif.
Thaddeus, yang selama ini memang tak pernah menggemari ayah dan kakaknya, lalu menggunakan kekuatan jahatnya untuk membunuh mereka berdua.
Sementara itu, Billy pun mulai berangkat ke sekolah yang serupa dengan kelima saudara angkatnya yang lain. Meski dia bahu-membahu masih enggan untuk membuka diri dengan saudara-saudaranya, beliau tak mampu tinggal membisu dikala menyaksikan Freddy dirundung oleh beberapa anak lain.
Billy pun melawan anak-anak yang mengusik Freddy. Para perundung itu lalu berbalik menyerang Billy untuk membalas dendam. Mereka mengejar Billy hingga akhirnya Billy sukses lolos dengan naik ke suatu kereta bawah tanah.
Kereta itu ternyata menjinjing Billy ke Rock of Eternity. Di sana, ia disambut oleh Shazam yang kembali menjelaskan pada Billy mirip yang ia jelaskan pada Thaddeus dulu.

Setelah melihat ketulusan hati Billy, Shazam memutuskan untuk menentukan Billy selaku jawara barunya. Ia memberi Billy kekuatan ajaib setiap kali Billy mengucapkan kata “Shazam!” yang mau mengubah wujudnya menjadi superhero sampaumur.
Walaupun Billy masih kebingungan, Shazam tiba-tiba sudah lenyap dari hadapannya. Ia hanya meninggalkan suatu tongkat asing di bersahabat tempatnya berada sebelumnya.
Billy, yang masih terjebak dalam wujud laki-laki dewasa, lalu kembali pulang ke tempat tinggal keluarga Vasquez. Di sana, ia mengetuk jendela kamarnya dan Freddy. Billy lalu menceritakan pada Freddy wacana insiden yang gres dialaminya. Freddy mempercayai kisah Billy dan bahkan terkesan dengan wujud dan kekuatan baru Billy.

Freddy kemudian membantu Billy untuk mempelajari kekuatan barunya ini. Meski berwujud pria biasa pada ketika menjadi superhero, tingkah Billy tak ubahnya seperti akil balig cukup akal yang sering berperilaku konyol.


Sayangnya, lama kelamaan kekuatan Billy ini membuatnya mulai mengabaikan sekolah setelah ia makin populer lewat media umum. Ia menikmati ketenaran dan uang yang dia dapat dengan menciptakan pertunjukan jalanan. Hubungan Billy dan Freddy pun semakin merenggang.
Suatu hari, dikala Billy tanpa sengaja hampir mencelakai satu bis penuh dengan penumpang, Thaddeus tiba-tiba timbul di hadapannya. Mereka bertarung dan Billy yang masih belum sepenuhnya menguasai kekuatannya, nyaris gagal meloloskan diri jika bukan berkat kesanggupan terbangnya.

Di segi lain, penelusuran Billy untuk memperoleh ibu kandungnya mendapatkan titik jelas. Ia menerima alamat apartemen yang ditinggali ibunya ketika itu.
Namun, saat Billy tiba ke sana, ibunya justru nampak tidak nyaman. Rupanya, bertahun-tahun lalu ibu Billy memang sengaja meninggalkannya alasannya merasa tak mampu membesarkan Billy selaku orang bau tanah tunggal di usia yang masih sungguh muda. Billy pulang dengan rasa kecewa yang dalam.
Meski begitu, ketika Billy pulang, ia amat terkejut dikala melihat bahwa Thaddeus ada di dalam rumah Vasquez. Tak cuma itu, Thaddeus bahkan mempesona semua kerabat angkat Billy.

Thaddeus menyampaikan kalau Billy tidak ingin mereka terluka, maka dia harus ikut dengan Thaddeus ke Rock of Eternity. Billy pun baiklah.
Di Rock of Eternity, Thaddeus meminta Billy untuk memindahkan kekuatan yang diberikan Shazam pada Thaddeus dengan menggunakan tongkat asing yang ditinggalkan oleh Shazam. Tetapi, sebelum hal itu sempat terjadi, kerabat-kerabat Billy tiba untuk menyelamatkannya.
Mereka memasuki portal gila yang menenteng mereka ke sebuah acara karnaval. Thaddeus mengikuti mereka ke sana.
Thaddeus kemudian melepaskan tujuh kekuatan jahat dalam dirinya untuk menciptakan kekacauan di kawasan itu. Seluruh hadirin karnaval menjadi panik dan berhamburan.

Billy lalu teringat bahwa mirip Shazam, ia pun bantu-membantu bisa membagi kekuatan ajaibnya dengan para saudaranya. Dengan menggunakan tongkat abnormal milik Shazam, ia pun mengubah kelima saudaranya menjadi model superhero cukup umur dari masing-masing mereka. Billy kemudian merusak tongkat gila Shazam supaya tak mampu lagi disalahgunakan.

Keenam superhero itu lalu berupaya menyelamatkan para hadirin karnaval dari enam kekuatan jahat Thaddeus. Sementara itu, Billy berhadapan dengan Thaddeus sendiri.

Billy menyadari bahwa di dalam diri Thaddeus, terdapat kekuatan jahat ketujuh. Billy lalu menjebak kekuatan jahat itu biar mau meninggalkan tubuh Thaddeus. Begitu beliau keluar, Billy lalu mencabut Eye of the Sin dari kepala Thaddeus dan memenjarakan kembali seluruh Seven Deadly Sins.
Di tamat kisah film Shazam!, Billy dan kerabat-saudaranya kini menyebabkan Rock of Eternity selaku markas superhero mereka. Billy pun akhirnya mendapatkan kehidupan barunya selaku bab dari keluarga Vasquez.
Kesimpulan
Seperti film-film superhero produksi Marvel yang seringkali menampilkan kelucuan tersendiri dalam agresi mereka, Shazam! yaitu film komedi superhero versi DC Films yang tak kalah menghibur. Karakter Shazam! seakan berupaya menunjukkan bahwa siapapun juga mampu menjadi hero jikalau mereka memiliki hati yang cukup baik untuk membawa pergeseran aktual.
Jika kalian kesengsem dengan ulasan dan review film Shazam! diatas, maka tak ada salahnya bila memasukkan film ini kedalam daftar nasehat film terbaik yang wajib ditonton untuk menemani hari rebahanmu.
Sumber foto: New Line Cinema
Posting Komentar untuk "Review Profile Film Shazam!, Movie Superhero Genre Komedi Ala Dc Universe"