Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Review Profile Film The Darjeeling Limited (2007), Mencari Kedamaian Di India

Wekepo.comThe Darjeeling Limited ialah film bergenre drama komedi yang mengangkat tema tentang perjalanan. Film buatan Amerika Serikat ini dirilis pada tahun 2007.

Film The Darjeeling Limited ialah karya dari sutradara kenamaan Hollywood, Wes Anderson. Naskah fillm ini juga ditulis oleh sang sutradara bareng dengan Jason Schwartzman (yang menariknya juga ikut bermain selaku salah satu tokoh utama dalam film) dan Roman Coppola.

Para aktor The Darjeeling Limited di antaranya yakni Owen Wilson yang berperan selaku Francis, Adrien Brody selaku Peter, Jason Schwartzman selaku Jack, Amara Karan selaku Rita, Wallace Wolodarsky selaku Brendan, Waris Ahluwalia sebagai Kepala Staf Kereta The Darjeeling Limited, Irrfan Khan sebagai Ayah, Camilla Rutherford sebagai Alice, Bill Murray sebagai sang pengusaha, serta Anjelica Huston selaku Patricia.

Sutradara Wes Anderson
Penulis Naskah
  • Wes Anderson
  • Roman Coppola
  • Jason Schwartzman
Tanggal Rilis
  • 3 September 2007 (Venice)
  • 26 Oktober 2007 (United States)
Durasi Tayang91 menit
Asal NegaraUnited States
Bahasa English
Didistribusikan oleh Fox Searchlight Pictures
Tema / Genre Komedi Drama

Berikut yaitu sinopsis film The Darjeeling Limited.

Sinopsis Film The Darjeeling Limited

Sebagian besar adegan dalam film The Darjeeling Limited mengambil latar di India. Di bagian pembuka film, nampak seorang laki-laki berpakaian necis yang naik di atas suatu taksi yang melaju di tengah padatnya jalanan negara India. Dari penampilannya, beliau terlihat seperti seorang usahawan yang sibuk. Ia menyuruh supir taksi untuk cepat-cepat hingga ke stasiun.

Tetapi, sesampainya di sana, keretanya baru saja berangkat. Muncul seorang pria lain yang lebih muda yang ikut memburu kereta berjulukan “The Darjeeling Limited” tersebut. Ia yakni Peter Whitman, salah satu dari tiga tokoh utama dalam film ini.

Tidak seperti pebisnis itu yang alhasil kekurangan tenaga, Peter berhasil naik ke kereta. Ia lalu masuk ke dalam kereta yang sebagian besar penumpangnya orang India itu dan secepatnya menuju gerbong kelas pertama.

Di sana, ia bertemu dengan kedua saudaranya, Francis dan Jack, yang sebelumnya telah naik di kereta. Mereka berjumpa lagi untuk pertama kalinya semenjak prosesi pemakaman ayah mereka setahun sebelumnya.

Interaksi di antara ketiga abang beradik itu nampak canggung. Hubungan mereka memang telah berjarak seiring mereka tumbuh akil balig cukup akal dan ini menciptakan mereka kesusahan untuk mempercayai satu sama lain, tergolong dalam perjalanan itu. Mereka kemudian mulai menanyakan kabar satu sama lain.

Francis bercerita bahwa belum lama itu, ia baru saja selamat dari suatu kecelakaan fatal ketika berkendara dengan memakai sepeda motor. Kecelakaan inilah yang membuat kepalanya dibalut dengan perban.

Kecelakaan itu menciptakan Francis lalu tergerak untuk mendekatkan kembali kekerabatan dengan kedua saudaranya. Caranya dengan menghabiskan waktu bareng dalam suatu perjalanan spiritual di India. Francis memesankan mereka sebuah kamar langsung di gerbong kelas satu di dalam suatu kereta bernama “Darjeeling Limited” yang melewati beberapa kawasan eksotis di India.

Sebenarnya, Francis punya rencana lain dalam perjalanan mereka ke India, adalah untuk mencari sang ibu yang tak pernah mereka temui sejak bertahun-tahun kemudian. Francis menjinjing serta ajun pribadinnya, Brendan, yang sudah merencanakan planning perjalanan dan segala keperluan yang mereka perlukan. Francis juga menahan paspor milik kedua saudaranya semoga mereka tidak mengundurkan diri dan pulang sebelum perjalanan itu selsai.

Jika ada hal yang menyatukan ketiga saudara itu saat mereka telah akil balig cukup akal, mungkin itu yaitu kecintaan mereka pada sang ayah yang telah meninggal. Setelah satu tahun berlalu, mereka masih berduka atas kepergian sang ayah. Untuk mengenangnya, masing-masing dari mereka menenteng tas dan koper milik sang ayah dalam perjalanan itu, bahkan termasuk juga barang-barang langsung milik almarhum.

Di sepanjang perjalanan, detail-detail kecil yang membuat mereka membenci satu sama lain pun kembali mengemuka. Satu sama lain berupaya menutupi diam-diam pada yang lain, utamanya pada Francis. Baik Peter maupun Jack tak begitu menyukai sikap Francis yang sok menjadi anak sulung dan suka mengontrol. Peter tak memberitahu pada Francis bahwa Alice, istrinya, ketika itu sedang hamil. Jack tidak menginformasikan Francis bahwa beliau sudah menyiapkan tiket pulang.

Review Sinopsis Film The Darjeeling Limited 2007

The Darjeeling Limited membawa mereka ke banyak sekali kota di India. Di salah satu kota, ketiga pria itu pergi ke kuil untuk mengikuti ritual doa.

Review Sinopsis Film The Darjeeling Limited 2007

Mereka juga sempat berbelanja seekor ular gurun berbisa dan menempatkannya dalam kotak untuk dibawa ke kereta, walaupun hal itu bahu-membahu ilegal.

Review Sinopsis Film The Darjeeling Limited 2007

Review Sinopsis Film The Darjeeling Limited 2007

Di kereta, ular tersebut lepas dan membuat kericuhan. Kepala Staf kereta yang lalu mengenali bahwa itu adalah ulah dari tiga bersaudara itu lalu memperingatkan bahwa kalau mereka sekali lagi menciptakan kerusuhan, mereka akan diturunkan dari kereta.

Di sebuah titik, Francis kesudahannya mengungkapkan bahwa salah satu argumentasi lain ia mengajak mereka untuk berpergian ke India yakni untuk mencari ibu mereka yang telah lama tak mereka lihat. Ia mendapat berita bahwa ibu mereka sudah menjadi biarawati yang mengabdi di suatu gereja yang berada di sekitar Pegunungan Himalaya.

Tetapi, korelasi yang problematik dengan ibu mereka membuat Peter dan Jack tidak ingin lagi memiliki masalah dengan perempuan itu. Keduanya pun menjadi semakin kesal alasannya adalah Francis sudah menyembunyikan planning tersembunyi ini dari mereka. Andai mereka tahu yang bahu-membahu, mereka pasti tak akan bersedia untuk turut serta dalam perjalanan itu.

Ketegangan di antara mereka perlahan terus bertambah. Sebuah insiden sepele pada balasannya mengakibatkan perkelahian di antara Francis dan Peter. Pada kesannya, Jack pun terlibat dalam perkelahian itu.

Kepala Staf kereta yang telah dari awal merasa jengkel dengan sikap ketiga bersaudara itu hasilnya memutuskan untuk menurunkan mereka. Saat tiba di perhentian, Francis lalu tanpa sengaja membuat komentar yang merendahkan pada Brendan. Hal ini menciptakan Brendan marah dan ia jadinya juga mengundurkan diri dari pekerjaannya sebagai ajun Francis.

Sebelum kereta itu melaju pergi lagi, Brendan menyerahkan suatu surat dari ibu mereka selaku akibat dari surat yang telah diantaroleh Francis sebelumnya. Dalam surat itu, dia menyampaikan bahwa waktu itu bukanlah dikala yang tepat bagi mereka untuk mengunjunginya.

Ketiga kakak beradik itu berusaha mencari tumpangan untuk pergi dari India. Mereka menetapkan bahwa kegagalan perjalanan itu telah menjadi bukti bahwa mereka semestinya tak pernah saling berhubungan lagi untuk seterusnya.

Setelah menanti semalaman, keesokan harinya mereka kemudian mulai berjalan untuk mencari halte bis terdekat melalui tempat alam liar. Di tengah perjalanan, mereka melihat sekelompok bocah India yang berusaha menyeberangi sungai deras dengan suatu rakit sederhana.

Tetapi, rakit itu terbalik dan ketiga anak itu pun terseret arus air yang deras. Francis, Peter, dan Jack segera berlari untuk menyelamatkan mereka.

Francis dan Jack masing-masing sukses menyelamatkan satu anak. Sementara itu, Peter gagal untuk menyelamatkan anak ketiga. Anak itu pun alhasil meninggal alasannya adalah tenggelam.

Ketiga bersaudara itu kemudian membawa jenazah sang anak ke desa daerah asalnya. Meski keluarga anak itu sungguh terpukul, warga lokal menghargai perjuangan Francis bersaudara untuk menyelamatkan para bocah.

Warga mempersilakan ketiga kerabat itu untuk menginap di desa mereka malam itu. Mereka juga diminta untuk menghadiri pemakaman anak yang meninggal itu keesokan harinya.

Review Sinopsis Film The Darjeeling Limited 2007

Review Sinopsis Film The Darjeeling Limited 2007

Di acara pemakaman itu, Francis bersaudara kembali teringat kilas balik hari pemakaman ayah mereka. Saat itu, Francis, Peter, Alice, dan Jack, sedang menuju ke kawasan pemakaman. Di tengah jalan, mereka lalu bersikeras untuk mengambil kendaraan beroda empat Porsche ayah mereka yang masih berada di bengkel. Ternyata, ayah mereka meninggal alasannya adalah kecelakaan kendaraan beroda empat. Namun, di hari itu, sang ibu tidak menghadiri program pemakaman.

Setelah menghadiri pemakaman anak desa itu, Francis bersaudara naik bis untuk menuju ke bandara. Dalam waktu mereka menunggu kehadiran pesawat itu, masing-masing dari mereka seakan mendapat pencerahan.

Review Sinopsis Film The Darjeeling Limited 2007

Saat akan naik ke pesawat, mereka kemudian menyobek tiket mereka dan menetapkan untuk kesudahannya mencari sang ibu. Mereka berkendara dengan menggunakan sepeda motor yang dikemudikan oleh Peter.

Mereka sampai di desa tempat ibu mereka tinggal. Ibu mereka nampak terkejut menerima kunjungan dari ketiga putranya tersebut. Padahal, ia telah menjelaskan di surat bahwa ia tidak mampu menerima kunjungan alasannya gres saja ada serangan harimau di desa itu.

Meski begitu, Francis bersaudara tetap disambut dengan baik dan dipersilakan untuk singgah di gereja daerah ibu mereka bekerja. Ketiganya menempati suatu kamar yang berisi tiga daerah tidur di dalamnya. Saat ibunya mengajukan pertanyaan perihal lukanya, entah mengapa, Francis justru menyampaikan bahwa luka itu didapatkannya dari percobaan bunuh dirinya yang gagal belum usang itu.

Malam itu, mereka menerima peluang untuk mengatakan dari hati ke hati dengan ibu mereka. Mereka mempertanyakan argumentasi sang ibu meninggalkan ketiganya. Tetapi, bukannya menjawab dengan ekspresi, ibu mereka menjawab dengan memandang dalam satu persatu dari ketiga putranya. Ruangan itu menjadi sunyi tanpa ada satu orang pun yang berbicara, namun mereka nampak saling mengetahui satu sama lain.

Keesokan paginya, ketiga bersaudara itu bangun dan memperoleh bahwa sang ibu sudah menyediakan sarapan untuk mereka di kamar itu. Tetapi, sang ibu telah pergi lagi melaksanakan aktivitasnya di desa itu.

Francis dan kedua saudaranya memutuskan untuk tidak menunggu ibu mereka pulang. Mereka meninggalkan desa itu dan pergi ke stasiun.

Di sana, serupa dengan adegan di awal film, ketiga kerabat itu berupaya mengejar kereta yang mulai melaju pergi. Tetapi, bukan The Darjeeling Limited, kali itu nama kereta mereka yaitu “Bengal Lancer”.

Agar bisa mengejar kereta itu, mereka mencampakkan semua tas serta koper berisi benda-benda peninggalan ayah mereka. Akhirnya, ketiganya sukses naik ke atas kereta.

Review Sinopsis Film The Darjeeling Limited 2007

Review Sinopsis Film The Darjeeling Limited 2007

Di atas kereta, Francis berniat untuk mengembalikan paspor milik dua saudaranya supaya mereka mampu pergi kapanpun mereka kehendaki. Tetapi, keduanya justru meminta agar Francis menyimpannya untuk mereka. Hal ini seakan menyiratkan bahwa ketiga bersaudara itu akan kembali melanjutkan perjalanan mereka di India.

Itulah tadi ulasan dan sinopsis film The Darjeeling Limited.

Kesimpulan Film The Darjeeling Limited

Tema perjalanan memang selalu menarik untuk diangkat dalam film. Berbagai peristiwa tak terduga yang bisa terjadi sepanjang petualangan para tokoh dalam film The Darjeeling Limited sendiri menjadi tontonan yang seru. Perjalanan para tokohnya ini bisa menjadi inspirasi tersendiri bagi kita sebagai penonton film The Darjeeling Limited.

Sumber foto: Fox Searchlight Pictures

Posting Komentar untuk "Review Profile Film The Darjeeling Limited (2007), Mencari Kedamaian Di India"