Review Profile Film Coco (2017), Petualangan Mencari Tanggapan Teka Teki
Film-film animasi hasil kolaborasi dari Walt Disney Pictures dan Pixar Animation Studios memang selalu sukses membuat penonton merasa emosional. Seperti serial film Toy Story dan Inside Out, salah satu film buatan Disney dan Pixar lain yang juga tak kalah menjamah yaitu sebuah film berjudul Coco.
Coco yakni sebuah film animasi 3D yang mengusung genre fantasi dan dirilis pada tahun 2017. Film ini disutradarai oleh Lee Unkrich, sementara Adrian Molina dan Matthew Aldrich menjadi penulis naskah film ini.
Terinspirasi dari perayaan Dia de Las Muertos di Meksiko, desain kisah film Coco pun lalu dikembangkan oleh Lee Unkrich bersama Jason Katz, Matthew Aldrich, dan Adrian Molina.
Para pengisi suara dalam film Coco mencakup Anthony Gonzalez yang berperan sebagai Miguel, Gael García Bernal sebagai Héctor, Benjamin Bratt selaku Ernesto de la Cruz, Alanna Ubach selaku Mamá Imelda, Renée Victor selaku Nenek Elena, Ana Ofelia Murguía selaku Mamá Coco, serta Edward James Olmos sebagai Chicharrón.
Berikut ialah sinopsis film Coco.
Sinopsis Film Coco
Film Coco menceritakan wacana seorang anak pria kecil bernama Miguel. Ia tinggal bareng keluarga yang menyayanginya di rumah mereka yang terletak di Kota Santa Cecilia, Meksiko. Keluarga besarnya ini terdiri dari ayah dan ibu Miguel, neneknya Elena, serta nenek buyutnya Mamá Coco, serta kerabatnya yang lain.

Miguel mempunyai impian untuk menjadi musisi. Tetapi, keluarga Miguel dengan keras melarang Miguel untuk mengejar impiannya itu.
Alasan keluarga Miguel melarang Miguel untuk bermusik adalah alasannya adalah era lalu dalam leluhur keluarganya. Dulu, ibu dari nenek buyut Miguel, Mamá Imelda, menikah dengan seorang musisi dan memiliki seorang putri yang mereka beri nama Coco.
Suatu hari, suami Mamá Imelda pergi meninggalkan keluarganya untuk mengejar karir sebagai musisi. Ia berjanji bahwa ia akan segera pulang. Tetapi, nyatanya, pria itu menghilang tanpa kabar.
Akhirnya, Mamá Imelda mengawali usahanya sendiri untuk menghidupi keluarganya, usaha pembuatan sepatu. Bisnis Mamá Imelda itu menjadi besar sampai terus diturunkan dari generasi ke generasi.
Ayah Mamá Coco tak pernah kembali hingga akibatnya Coco tumbuh akil balig cukup akal dan Mamá Imelda meninggal. Sejak itu, keluarga Miguel tak pernah menyukai musik. Hal ini khususnya ditekankan oleh nenek Elena, putri Mamá Coco. Semua anggota keluarga Miguel melakukan pekerjaan sebagai pembuat sepatu.
Miguel sendiri sesungguhnya secara khusus mengidolakan seorang sosok musisi populer berjulukan Ernesto de la Cruz yang telah usang meninggal. Miguel membisu-membisu tetap bermain musik meski ditentang oleh keluarganya. Ia gemar melihat film-film usang yang merekam penampilan Ernesto.

Suatu hari, tibalah Dia de Los Muertos, suatu hari perayaan di Meksiko untuk mengenang orang-orang yang sudah meninggal. Di hari itu, masyarakat akan berziarah ke makam saudara mereka yang telah meninggal.
Di setiap rumah juga biasanya terdapat ofrenda, adalah suatu daerah khusus yang dipakai untuk menaruh foto seluruh anggota keluarga, tergolong mereka yang telah meninggal.
Di hari Dia de Los Muertos itu, Miguel tanpa sengaja menjatuhkan foto Coco bersama ibu Coco dari ofrenda. Di foto itu kemudian Miguel memperoleh bagian yang disembunyikan, seorang sosok laki-laki yang wajahnya dihilangkan dari foto itu dengan sengaja.
Nampaknya, foto itu menunjukkan sosok suami Mamá Imelda, kakek buyut Coco, yang sedang memegang gitar. Miguel menyadari bahwa gitar yang sedang dipegang laki-laki misterius di foto itu adalah gitar milik Ernesto. Miguel pun menyimpulkan bahwa Ernesto ialah ayah Coco.
Merasa termotivasi karena hal ini, Miguel pun membisu-membisu mengikuti kontes musik peringatan Dia de Los Muertos di kotanya. Miguel berniat untuk meminjam gitar Ernesto yang kini disimpan dalam mausoleum Ernesto biar ia mampu tampil dengan gitar tersebut.
Miguel menyusup masuk dan sukses mengambil gitar Ernesto. Tetapi, sebuah hal yang abnormal datang-tiba terjadi saat Miguel mulai memetik senar gitar. Anak itu berubah menjadi tak kasat mata. Tak satupun penduduk kota yang bisa melihatnya.
Di sisi lain, Miguel justru bisa berkomunikasi dengan jiwa-jiwa yang telah meninggal yang bentuknya mirip tengkorak. Miguel bertemu dengan para anggota keluarganya yang telah meninggal. Mereka menyeberang ke Dunia Orang Hidup pada Dia de Los Muertos tersebut.

Miguel pun berpartisipasi bersama keluarganya untuk pergi ke Dunia Orang Mati dan mencaritahu cara supaya dia mampu kembali mirip semula. Mamá Imelda tak mampu ikut berkunjung alasannya adalah Miguel sudah menjatuhkan fotonya dari ofrenda.
Di Dunia Orang Mati, Miguel diberitahu bahwa ia telah dikutuk alasannya beliau sudah mengambil barang milik orang mati. Miguel mesti kembali ke Dunia Orang Hidup sebelum matahari terbit keesokan paginya atau ia akan terjebak selamanya di Dunia Orang Mati. Cara supaya Miguel mampu kembali yaitu dengan meminta restu dari salah satu kerabatnya yang telah meninggal.

Mamá Imelda menunjukkan pada Miguel untuk memberi restunya. Tetapi, dengan syarat bahwa Miguel mesti melupakan mimpinya selaku musisi.
Miguel menolak penawaran Mamá Imelda. Ia lebih menentukan untuk mencari Ernesto di Dunia Orang Mati untuk meminta restu dari kakek buyutnya.
Dalam perjalanannya, Miguel lalu berjumpa dengan Orang Mati yang juga seorang pencinta musik, Héctor. Héctor mengaku bahwa ia mengenal Ernesto dan berjanji akan membantu Miguel mendapatkan Ernesto.

Sebagai imbalannya, Héctor meminta Miguel untuk menyerahkan fotonya pada putri Héctor saat Miguel sukses kembali ke Dunia Orang Hidup nantinya. Héctor ingin agar putrinya mengenang Héctor sehingga beliau bisa mendatangi putrinya lagi dikala Dia de Los Muertos.
Sebab, begitu tak ada lagi yang mengingat sosok seseorang di Dunia Orang Hidup, maka jiwa orang tersebut akan pudar dan menghilang selamanya di Dunia Orang Mati.
Héctor membantu Miguel agar dia mampu menang dalam sebuah lomba musik, di mana pemenangnya mampu berkesempatan untuk mengunjungi kediaman Ernesto. Rupanya, bahkan di Dunia Orang Mati sekalipun, Ernesto masih dikenal luas sebagai musisi terkemuka dan mempunyai banyak penggemar.
Tetapi, saat mereka tampil, keluarga Miguel yang telah berupaya mencarinya pun muncul. Mereka berupaya menghentikan aksi Miguel. Miguel dan Héctor dapat meloloskan diri dari kejaran keluarga Miguel.

Pada kesannya, Miguel dan Héctor juga sukses menyelinap masuk ke dalam kediaman Ernesto. Di sana, Ernesto dengan gembira mengakui bahwa Miguel adalah keturunannya.


Tak ingin Miguel melalaikan kesepakatanmereka di permulaan, Héctor pun mendesak Miguel untuk membawa foto putrinya kembali ke Dunia Orang Hidup. Hal ini pun menyebabkan pertikaian di antara Héctor dan Ernesto.
Kedua pria itu kemudian mulai mengungkit kembali kisah lama di masa muda ketika mereka masih hidup. Ternyata, Héctor dahulu adalah rekan musisi Ernesto. Mereka mengejar karir sebagai musisi.
Namun, saat Héctor bermaksud untuk kembali kepada keluarganya, Ernesto menjajal membatasi Héctor. Ernesto lalu meracuni Héctor sampai meninggal. Tak hanya itu, ia juga mengambil gitar Héctor dan mengklaim bahwa semua karya Héctor adalah miliknya. Dengan taktik licik ini, Ernesto jadinya sukses menjadi musisi terkenal.
Untuk melindungi belakang layar itu biar tetap kondusif, Ernesto lalu mengambil foto Héctor. Ia memerintahkan para pengawalnya untuk melemparkan Héctor dan Miguel ke dalam sebuah lubang yang dalam.
Di momen itulah, Miguel kesudahannya menyadari bahwa Héctor yaitu kakek buyutnya yang asli yang beliau cari. Anak perempuan Héctor yang dimaksud oleh pria itu ialah Coco, nenek buyut Miguel.
Mamá Imelda dan keluarga Miguel tiba untuk menyelamatkan Miguel. Setelah Héctor dan Miguel sukses diselamatkan, Miguel kemudian menjelaskan pada keluarganya perihal identitas Héctor dan semua kesalahpahaman yang sudah terjadi selama ini.
Héctor dan Mamá Imelda balasannya bersatu kembali. Keluarga Miguel lalu berusaha mengejar-ngejar Ernesto yang sedang menggelar konser untuk merebut kembali foto Héctor yang telah dicuri pria itu.
Semua kejahatan Ernesto akhirnya berhasil terbongkar di konsernya itu. Para penonton yang marah lalu menghalau Ernesto keluar dari tempat konser. Ernesto kemudian tertimpa oleh suatu lonceng besar, sama seperti dikala dulu beliau meninggal dunia.
Namun, di tengah kerusuhan yang terjadi, foto Héctor kemudian jatuh ke dalam air. Matahari juga nampak akan terbit. Héctor dan Mamá Imelda secepatnya memberikan restu mereka biar Miguel bisa kembali ke Dunia Orang Hidup.

Meski tanpa berhasil membawa foto Héctor, Miguel akhirnya kembali ke rumahnya. Di sana, Miguel lalu menghampiri Coco. Miguel kemudian memainkan lagu “Remember Me”. Lagu ini dulu diciptakan oleh Héctor untuk Coco dan sering mereka nyanyikan bareng dikala Coco masih kecil.
Mendengar lagu ini, muka Coco datang-tiba berseri. Ekpresi paras Coco menunjukkan bahwa ia mengingat tentang kenangan bersama ayahnya karena lagu itu. Coco dan Miguel pun menyanyikan lagu itu bersama.
Coco mengungkapkan bahwa beliau masih menyimpan bab foto Héctor yang disobek oleh ibunya. Ia lalu menceritakan pada keluarga Miguel kisah lengkap wacana ayahnya yang baru sekarang beliau berhasil ingat kembali. Memori tentang Héctor pun kembali hidup, sehingga jiwa Héctor di Dunia Orang Mati tidak pudar dan menghilang.
Sementara itu, keluarga Miguel sendiri karenanya merestui Miguel untuk menumbuhkan bakat bermusiknya. Satu tahun kemudian, Miguel menunjukkan ofrenda pada adik perempuannya yang gres lahir. Ofrenda itu memperlihatkan foto Coco yang saat itu sudah meninggal.
Dari surat-surat usang hasil korespondensi Coco dengan Héctor, keluarga Miguel sukses menerangkan bahwa Ernesto telah mencuri karya-karya Héctor. Hal ini pun mengharumkan nama Héctor di mata publik sebagai musisi berbakat yang sebetulnya.
Akhir film ini menampilkan Héctor dan Mamá Imelda yang kini telah bareng dengan Coco, serta para kerabat mereka lain yang telah meninggal, datang berkunjung ke Dunia Orang Hidup. Sementara itu, Miguel memainkan musik dan bernyanyi untuk seluruh anggota keluarganya, baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal.
Begitulah ulasan dan sinopsis film Coco.
Film Coco adalah film animasi dengan tema tentang keluarga yang hendak membuat terharu penonton yang melihatnya. Berbagai momen dalam film ini mengaduk emosi lewat ceritanya yang menjamah. Film ini juga bisa jadi tontonan yang pas untuk disaksikan bareng keluarga.
Sumber foto: Walt Disney Studios Motion Pictures
Posting Komentar untuk "Review Profile Film Coco (2017), Petualangan Mencari Tanggapan Teka Teki"