Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Review Film City Of Angels, Malaikat Jatuh Cinta Pada Manusia

Bagaimana akhirnya kalau seorang malaikat jatuh cinta pada insan?

Cerita ini bisa didapatkan dalam film romansa fantasi berjudul City of Angels. Film ini merupakan penyesuaian ulang dari suatu film berjudul Wings of Desire. Film buatan Regency Enterprises dan Atlas Entertainment ini didistribusikan oleh Warner Bros. Pictures.

City of Angels disutradarai oleh Brad Silberling, sementara naskahnya ditulis oleh Dana Stevens. Film ini menyajikan tampilan akting dari Nicolas Cage yang berperan selaku Seth, Meg Ryan sebagai Dr. Maggie Rice, Dennis Franz selaku Nathaniel Messinger, Andre Braugher sebagai Cassiel, serta Colm Feore sebagai Jordan Ferris.

Berikut adalah sinopsis film City of Angels.

Sinopsis Film City of Angels

Dalam film City of Angels, digambarkan bahwa di sekeliling insan, bantu-membantu ada banyak malaikat yang menjaga dan mengawasi mereka. Film City of Angels secara khusus mengambil latar di Kota Los Angeles, California, Amerika Serikat.

Di Kota Los Angeles ini juga terdapat banyak malaikat tak kasat mata yang mengerjakan banyak sekali macam tugas di setiap harinya. Mereka semua berpakaian serba hitam. Meski bisa berinteraksi dengan satu sama lain dan memantau manusia, mereka tidak bisa mengatakan ataupun menyentuh manusia yang ada di sekeliling mereka. Tetapi, bila mereka mau, mereka mampu mengganti diri mereka untuk menjadi kasat mata di depan manusia untuk sejenak.

Para malaikat ini hidup kekal. Di samping itu, mereka tidak pernah memerlukan makan ataupun minum. Mereka juga tidak mempunyai kesanggupan untuk mengalami sensasi inderawi maupun mencicipi emosi dengan tepat seperti layaknya insan.

Di antara para malaikat yang berada di Kota Los Angeles itu ialah seorang malaikat berjulukan Seth. Seth memiliki peran khusus untuk mengawaldan mengirimkan orang-orang yang sekarat menuju ke alam berikutnya. Ia sering berada di kawasan-kawasan di mana seorang insan akan mendekati tamat hidupnya, seperti di rumah sakit.

Salah satu malaikat lain yang menjadi teman erat Seth yakni Cassiel. Sering kali, saat Seth sedang mengerjakan tugasnya bareng Cassiel, mereka mengajak bicara insan yang hendak meninggal. Keduanya menanyakan pada orang itu ihwal hal yang paling mereka sayangi dari kehidupan mereka sebelumnya.

Tetapi, kebiasaan ini tidak menolong Seth dalam mengerti insan dengan lebih baik. Keterbatasannya untuk merasakan emosi selaku malaikat menciptakan Seth senantiasa membayangkan bagaimana tepatnya pengalaman hidup manusia.

Suatu hari, Seth sedang bersiap untuk menyambut kematian seorang manusia yang sedang sekarat. Orang yang sedang ditunggui Seth itu ialah seorang pasien yang sedang menjalani operasi jantung di rumah sakit alasannya penyakit kronis yang dideritanya.

Seth kemudian merasa tersentuh dikala melihat tekad dokter bedah yang menangani operasi itu, Dr. Maggie Rice, untuk menyelamatkan pasiennya. Walaupun Maggie tahu bahwa laki-laki itu tidak akan mampu tertolong, ia tetap dengan sekuat tenaga berupaya mengerahkan kemampuan terbaiknya.

Setelah melalui proses operasi yang sulit, pasien itu jadinya meninggal dunia. Maggie merasa bersalah karena tidak berhasil membantu pasien itu. Ia nampak benar-benar terpukul dan kecewa dengan kegagalan operasi tersebut.

Dedikasi dan ketulusan Maggie ini membuat Seth kepincut untuk mengenal lebih jauh sosok Maggie. Ia jadinya menetapkan untuk mengikuti Maggie serta mengamati kegiatan sehari-hari dokter itu. Maggie pun kerap kali mulai mencicipi bahwa ada yang tidak biasa, seakan ia mampu tahu bahwa dia sedang diawasi secara khusus oleh seseorang yang tak bisa dia lihat.

Saat Maggie sedang berada di rumahnya sendiri, beliau mengalami perasaan yang asing. Ia tahu bahwa ada sosok lain yang sering mengikutinya.

Pernah sebuah kali Seth menampakkan diri terhadap Maggie ketika beliau sedang bertugas di rumah sakit. Saat itu, hanya ada Maggie yang tanpa sengaja menyaksikan Seth sedang bangun di koridor rumah sakit. Pertemuan itu terasa aneh bagi Maggie dan Maggie menyadari bahwa Seth ialah sosok misterius yang tak biasa.

Seth juga kembali menemui Maggie di perpustakaan kota. Percakapannya dengan Maggie justru membuat Seth untuk makin kesengsem menjalin pertemanan dengan Maggie. Di segi lain, Maggie bahu-membahu sedang akrab dengan salah satu rekan kerjanya di rumah sakit yang bernama Jordan Ferris.

Suatu hari, dikala Seth sedang berada di rumah sakit, beliau kemudian bertemu dengan Nathaniel Messinger. Nathaniel ialah seorang laki-laki paruh baya dan merupakan salah satu pasien yang dirawat oleh Maggie. Tidak mirip kebanyakan manusia, Nathaniel anehnya bisa merasakan kedatangan Seth maupun malaikat lain yang berada di sekitarnya.

Setelah Seth mengatakan dengan Nathaniel, ia pun risikonya mengenali bahwa Nathaniel dahulu juga yakni seorang mantan malaikat. Sama seperti Seth, ia dahulu juga bertugas untuk menjaga dan mengawasi manusia dalam keseharian mereka.

Namun, kehidupan Nathaniel selaku malaikat berubah ketika sebuah hari beliau memiliki impian untuk menjadi insan. Menurut aturan yang ada, sebagaimana insan, malaikat juga diberi keleluasaan untuk menentukan pilihan hidupnya.

Jika malaikat mau, mereka mampu berkembang menjadi insan lewat sebuah proses khusus yang dinamakan “falling”. Proses ini mengharuskan malaikat yang ingin menjelma insan untuk terjun dari atas daerah yang tinggi, mirip gedung pencakar langit.

Sementara Seth makin bersahabat dengan Maggie, ia pun juga berteman dengan Nathaniel. Nathaniel mengundang Seth untuk ke rumahnya dan bertemu keluarganya.

Di sana, Nathaniel bercerita bahwa dia ingin menjadi manusia sesudah dia bertemu sosok perempuan yang dicintainya. Wanita itu kemudian menjadi istri Nathaniel sampai dikala ini. Nathaniel juga menerangkan pada Seth tentang banyak sekali pengalaman baru yang bisa beliau rasakan begitu beliau telah sepenuhnya bermetamorfosis manusia. Setelah mendengar cerita Nathaniel, impian Seth untuk menjadi manusia pun kian kuat.

Meski begitu, motivasi utama Seth untuk mampu menjadi manusia yaitu karena ia ingin mampu bareng dengan Maggie. Setelah keduanya kian akrab, Maggie mengetahui fakta bahwa Seth sesungguhnya yaitu seorang malaikat.

Pada jadinya, keputusan Seth untuk menjadi manusia pun sudah bulat. Ia naik ke atap salah satu gedung pencakar langit di Kota Los Angeles. Ia lalu terjun ke bawah. Tetapi, bukannya mati mirip manusia biasa, Seth pun selamat dan kembali berdiri.

Meski secara biasa dia baik-baik saja, Seth mulai berdarah dan mencicipi sakit karena tindakan yang dia kerjakan itu. Hal ini mengambarkan bahwa Seth sudah sepenuhnya berubah menjadi manusia.

Begitu Seth menjadi insan, hal pertama yang beliau kerjakan yaitu menemui Maggie di rumah sakit. Ia berlangsung ke rumah sakit daerah Maggie bekerja.

Tetapi, sesampainya di rumah sakit itu, Seth diberitahu bahwa Maggie sedang mengambil cuti kerja. Salah satu staf di sana mengatakan bahwa Maggie sedang berlibur di kabin pamannya yang terletak di tepi Danau Tahoe untuk menghabiskan liburan singkat.

Seth menetapkan untuk menyusul Maggie dan pergi ke kabin tempat Maggie singgah di erat Danau Tahoe. Tetapi, Seth tak menyadari bahwa dia dikala itu tak memiliki duit. Selain itu, Seth yang gres saja menjadi manusia itu pun nampak kebingungan ihwal banyak sekali hal yang terjadi di sekelilingnya.

Seth tidak tahu bagaimana cara agar beliau mampu sampai ke Danau Tahoe. Dalam perjalanannya, Seth pun menjadi target dari penjahat yang mengambil barang milik Seth.

Setelah mengalami segala macam kemalangan, Seth alhasil mendapat tumpangan ke Danau Tahoe. Saat itu, hujan juga turun dengan deras.

Begitu Seth berhasil menemukan alamat kabin milik paman Maggie, beliau sudah lembap kuyup alasannya adalah hujan. Penampilannya juga awut-awutan alasannya adalah aneka macam kesulitan yang ia jumpai selama menuju ke sana.

Maggie membuka pintu kabinnya dan mendapati Seth bangun di sana. Ia bahagia melihat Seth dan mempersilakan Seth untuk masuk.

Malam itu, Seth kemudian menghabiskan waktu yang romantis bareng Maggie. Maggie mengenali bahwa Seth sudah memutuskan untuk berubah menjadi insan semoga bisa bersamanya. Mereka pun resmi menjalin kekerabatan. Maggie dan Seth merasa senang alasannya adalah akhirnya mampu bersatu.

Keesokan paginya, Maggie pergi keluar untuk berbelanja kebutuhan primer. Ia pergi ke toko terdekat dengan memakai sepedanya. Sementara Maggie keluar untuk membeli, Seth pun memutuskan untuk mandi.

Dalam perjalanan pulang, Maggie merasa ingin meluapkan kegembiraannya. Sambil mengendarai sepeda, beliau menutup kedua matanya dan membiarkan tangannya tak menyentuh kemudi. Maggie tak menyadari bahwa ada truk pengangkut gelondongan kayu yang sedang mundur di jalan di depannya.

Kecelakaan pun tak terhindarkan. Tabrakan dengan truk itu membuat Maggie jatuh dari sepedanya dan terluka parah.

Sementara itu, di kabin, Seth mendapatkan firasat jelek ihwal Maggie. Ia pun lalu segera berlari untuk menyusul Maggie.

Firasat jelek Seth ini terbukti benar saat beliau melihat Maggie terkapar tak berdaya di tengah jalan. Maggie dengan lirih sempat mengatakan pada Seth bahwa ia sudah menyaksikan beberapa malaikat telah bersiap di sana untuk menjemputnya.

Seth yang dulunya adalah malaikat itu juga mampu mencicipi eksistensi para malaikat itu. Ia meminta Maggie untuk tidak menatap mereka.

Tetapi, Maggie mengatakan bahwa dia tidak takut untuk menghadapi ajal. Maggie juga mengungkapkan bahwa bila para malaikat itu nantinya menanyakan hal apa yang paling Maggie sayangi dari hidupnya, beliau akan menjawab bahwa itu adalah Seth. Setelah mengucapkan itu, Maggie jadinya meninggal.

Seth kembali ke Kota Los Angeles dengan perasaan duka yang mendalam. Kawan lamanya, Cassiel, kemudian mendatangi Seth. Seth mengajukan pertanyaan pada Cassiel apakah kematian Maggie adalah hukuman alasannya adalah Seth memutuskan untuk menjadi manusia. Namun, Cassiel menjawab bahwa kedua hal itu tidak bekerjasama.

Beberapa waktu kemudian, Seth menetapkan untuk berdiri dari keterpurukannya kehilangan Maggie. Ia berusaha lebih mensyukuri kehidupan barunya selaku insan. Di simpulan film, Seth berlari dengan tampang berseri menyongsong ombak di lautan.

Sekian ulasan dan sinopsis film City of Angels.

Mengisahkan perihal hubungan antara seorang malaikat dan manusia, film City of Angels yakni suatu drama romansa yang sungguh romantis dan menyentuh. Film ini menjajal menampilkan perihal arti ketulusan dan kekuatan cinta. Selain itu, unsur fantasi di dalamnya juga menciptakan kisah cinta yang diceritakan dalam film City of Angels ini unik.

Sumber foto: Warner Bros. Picture

Posting Komentar untuk "Review Film City Of Angels, Malaikat Jatuh Cinta Pada Manusia"