Review Profile Film Green Book, Film Kisah Rasisme Peraih 3 Piala Oscar Tahun 2019
Review Sinopsis Film Green Book (2018) – Bagi Anda penggemar kisah yang anti mainstream dan bukan sekedar drama biasa, Anda wajib menonton film satu ini. Green Book sendiri masuk dalam 5 nominasi Oscar tahun 2019 dalam aneka macam klasifikasi. Mulai dari nominasi Film Terbaik, Naskah Terbaik, Editing Terbaik, Aktor Terbaik, hingga yang tidak kalah yaitu nominasi Aktor Pendukung Terbaik.
Pulang dengan menjinjing 3 Piala Oscar 2019 dari 5 nominasinya pasti menjadi bukti tersendiri jika Green Book yakni salah satu film cantik yang wajib ditonton oleh para moviefreak. Lalu seperti apa sinopsis film Green Book? Mari, simak ulasannya berikut ini!
Detail Film
- Sutradara : Peter Farrelly
- Musik : Kris Bowers
- Sinematografi : Sean Porter
- Production company : Participant Media, DreamWorks Pictures, Innisfree Pictures, Cinetic Media, Alibaba Pictures
- Distributor : Universal Pictures
- Tanggal Rilis : 11 September 2018 (TIFF), 21 November 2018 (United States)
- Durasi : 130 minutes
- Negara Asal : United States
- Rating IMDB ” 8.1 / 10
Sinopsis Film Green Book

Green Book mulai diceritakan ketika seorang penjaga Night Club Copacabana yang ada di New York bertemu dengan seorang pianis kulit gelap yang terkenal. Penjaga yang bernama Tony “Lip” Vallelonga ini menganggur karena club dimana ia bekerja direnovasi dan tutup. Suatu hari, beliau bertemu Don Shirley. Sang pianis jazz kelas dunia berkulit hitam yang sedang mencari supir untuk tour delapan minggunya dari Manhattan ke Deep South.
Akhirnya, Tony yang berkulit putih bekerja untuk Don sebagai supir dan boydguard. Mereka memulai perjalanan tour tersebut menggunakan tutorial buku The Negro Motorist Green Book.
Ternyata Green Book bukan asal judul. Arti untuk Buku hijau tersebut memang dipakai untuk orang keturunan Afrika dan Amerika atau yang disebut kulit hitam biar dapat memperoleh kawasan aman. Bisa dikatakan, buku inilah yang menjadi “kompas” para pelancong kulit hitam masa mereka melaksanakan perjalanan ke daerah berbahaya yang penuh dengan rasisme dan diskriminasi. Inilah yang juga diceritakan dalam film Green Book dan yang juga dialami oleh Tony serta Don selama mereka melakukan perjalanan tour.
Di sepanjang jalan, mereka banyak menemui kejadian demi kejadian karena perilaku rasisme. Melalui film Green Book, sobat dapat menyaksikan bagaimana kuatnya rasisme di Amerika pada tahun 1960-an. Makara meski terkenal, namun Don Shirley pada era itu masih sering menerima perlakukan buruk dari orang-orang kulit putih yang berjumpa dengannya.
Tony lah yang selalu ada untuk Don. Salah satu penggambaran adegan rasis yakni masa Tony dan Don Shirley masuk ke suatu tailor di kawasan Georgia. Tony memperlihatkan setelan untuk Don namun sang penjahit mengira kalau Tony yang hendak mengenakannya. Namun abad tahu jikalau setelan itu dikenakan Don Shirley, perilaku hangat sang penjahit bermetamorfosis gila. Ujungnya, Don Shirley tidak diijinkan mengenakan setelan itu.
Pemain Film Green Book
Film pemenang Academy Awards ke 91 ini disutradarai oleh Peter Farrelly. Tidak cuma itu, naskah film yang menang salah satu penghargaan Golden Globe Awards 2019 dan Producers Guild Awards tahun 2019 ini ditulis langsung oleh anak Tony Vallelonga, Nick.
Sang anak yang tumbuh mendengar kisah perjalanan Tony dengan Don Shirley tentu tahu betul bagaimana jalan ceritanya. Ia bersama sang sutradara lantas menceritakan dongeng ini dari sudut pandang orang kulit putih. Film berdurasi 2 jam 10 menit ini sendiri diperankan oleh Viggo Mortensen sebagai Tony Vallelonga dan Mahershala Ali sebagai Don Shirley.
- Viggo Mortensen memerankan Frank “Tony Lip” Vallelonga
- Mahershala Ali memerankan Don Shirley
- Linda Cardellini memerankan Dolores Vallelonga
- Sebastian Maniscalco memerankan Johnny Venere
- Dimiter D. Marinov memerankan Oleg
- Mike Hatton memerankan George
- P.J. Byrne memerankan Record Executive Producer
- Iqbal Theba memerankan Amit
- Joe Cortese memerankan Gio Loscudo
- Von Lewis memerankan Bobby Rydell
- Don Stark memerankan Jules Podell
- Anthony Mangano memerankan Copa Bouncer Danny
- Frank Vallelonga memerankan Rudy Vallelonga
- Randal Gonzalez memerankan Gorman
Official Trailer
Fakta Unik Film Green Book
Selain berita rasisme, yang menjadi pesona dalam membicarakan sinopsis film Green Book ialah dongeng aktual yang menyertainya. Tony dan Don Shirley sungguh-sungguh hidup dan erat mirip yang diceritakan. Namun, sifat keduanya berbeda. Tony yang penjaga club mempunyai perilaku kasar dan lalai, sedangkan Shirley yang seorang pianis kelas dunia memiliki perilaku damai dan tabah.
Akhirnya, banyak konflik antara keduanya karena kesalahpahaman. Namun lambat laun, Tony mampu mengubah sikapnya untuk mengerti Don dan menurunkan egonya. Don Shirley pun mengajari Tony cara menulis puisi dan cara mengantarsurat ke keluarganya.
Demikian ulasan sinopsis film barat Green Book. Semoga berfaedah.
Posting Komentar untuk "Review Profile Film Green Book, Film Kisah Rasisme Peraih 3 Piala Oscar Tahun 2019"