Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ikuti Perjalanan Sang Doushi Dalam Profile Tales Of Zestiria The X Season 2

wekepo.com – Sebelum membaca sinopsis, yuk kenalan sama para karakternya agar lebih mendalami dan meresapi sambil menghayal gimana serunya perjalanan sang Doushi bersama teman-temannya.

Sorey (seiyuu: Kimura Ryouhei)

Tales of Zestiria The X Season 2

Mikleo / Luzrov Rulay (seiyuu: Osaka Ryota)

Tales of Zestiria The X Season 2

Edna / Hephsin Yulind (seiyuu: Fukuen Misato)

Tales of Zestiria The X Season 2

Lailah / Fethmus Mioma (seiyuu: Shitaya Noriko)

Tales of Zestiria The X Season 2

Zaveid / Fylk Zahdeya (seiyuu: Kenjiro Tsuda)

Tales of Zestiria The X Season 2

Dezel /  Lukeim Yurlin (seiyuu: Daisuke Ono)

Tales of Zestiria The X Season 2

Alisha Diphda (seiyuu: Kayano Ai)

Tales of Zestiria The X Season 2

Rose (seiyuu: Komatsu Mikako)

Tales of Zestiria The X Season 2

Heldalf / Penguasa Bencana (seiyuu: Sugou Takayuki)

Tales of Zestiria The X Season 2

Eguille (seiyuu: Yasunori Masutani)

Tales of Zestiria The X Season 2

Sergei Storelka (seiyuu: Hideyuki Hori)

Tales of Zestiria The X Season 2

Sinopsis Tales of Zestiria The X Season 2

Sorey bersama dengan tiga tenzoku rekannya, Mikleo, Lailah dan Edna melanjutkan perjalanan panjang mereka untuk membersihkan seluruh kedengkian (kegare) yang tersebar di seluruh dunia ini. Kali ini mereka mengadakan perjalanan ke kota jual beli paling besar Rolance berjulukan Lastonbell, ditemani oleh Rose sebagai pemimpin dari Seikirei no Hane. Setibanya di Lastonbell, Rose memperlihatkan markas besar Seikirei no Hane pada Sorey dan berjumpa dengan Mayvin, seorang petualang sekaligus pendongeng yang berusia lebih dari 100 tahun. Di sela-sela percakapan mereka tiba-datang muncul Jenderal Sergei Storelka dari Ksatria Platinum yang tiba mencari Sorey untuk mengamankannya alasannya Sorey memiliki kekuatan yang besar. Namun maksudnya tersebut berhasil digagalkan oleh kericuhan yang dibentuk oleh Rose dan teman-temannya. Saat malam tiba, Rose, kembali ke segi gelapnya dengan berperan selaku pemimpin dari Kaze no Hone (sekelompok pembunuh) yang kali ini menyebabkan Pendeta Gasparo Reno sebagai objek pembunuhan mereka. Kaze no Hone tidak membunuh orang secara sembarangan, mereka membunuh para pemerintah yang menjalankan politik kotor dan jelek sehingga pantas untuk dibunuh karena eksistensi mereka hanya memperpanjang penderitaan masyarakat.

Rose kembali ke markas pagi buta sebelum matahari terbit, sendiri, tanpa ditemani siapapun dan beliau tidak merasa bahwa Sorey mulai mengawasinya. Ketika Sorey, Rose dan Sergei menikmati menu sambil bercakap-cakap, datang-datang anak buah Sergei timbul dan memberi tahu tuannya bahwa ada ledakan di akrab gereja yang menyebabkan tanah longsor di sana, entah apa penyebab dari ledakan tersebut tetapi, Sorey mengira bahwa hal itu ada kaitannya dengan kegare. Kemudian Sorey dan Sergei pergi memeriksa ledakan tadi dan masuk ke dalam lubang yang dihasilkan oleh longsor. Di sana, Sorey bareng Sergei menyusuri terowongan yang berakhir pada jalan buntu yang ditutup dan dijaga oleh para Ksatria Halilintar Biru. Sementara itu, Rose pergi ke rumah Guren dalam rangka mencari temannya itu karena sudah lama tidak berjumpa . Di sana, Rose menemui istri Guren yang berkata bahwa suaminya telah pergi dan tidak kembali sejak tiga hari yang lalu sesudah pergi ke kuil, dari pernyataan istri Guren tersebut, Rose mengetahui bahwa Guren tidak akan pernah kembali untuk selama-lamanya. Rose yang sungguh terpukul langsung pergi menuju gereja, di saat itu, muncullah Dezel yang berkata bahwa akan melakukan apa yang diinginkan oleh Rose, yaitu, balas dendam. Di samping itu, Sorey dan Sergei yang gres saja keluar dari lubang ledakan langsung berhadapan dengan Pemimpin Ksatria Halilintar Biru, Gouldman. Tiba-tiba terjadi ledakan lagi dari arah gereja, namun bukan berasal dari kegare, malahan disebabkan oleh tenzaku yang tidak lain ialah Dezel.

Dezel yang membuat kesemrawutan di gereja sukses dilarang oleh Lailah, Mikleo, dan Edna. Setelah itu, Dezel menceritakan masa lalunya yang ia habiskan untuk mengikuti sekolompok guild jualan bernama Kaze no Yohei yang dipimpin oleh Brad. Dezel mengaku sungguh menggemari pemimpin guild tersebut alasannya diketahui selaku orang yang baik hati dan mempunyai keadilan yang tinggi. Dalam perjalanannya, Brad memperoleh Rose kecil yang desanya sudah dihancurkan orang para penjahat, dan bersumpah untuk merawatnya sampai besar, sampai alhasil Rose mewarisi semangat perjuangan Brad. Dilain kawasan, Gouldman yang mengklaim Sorey sebagai orang yang menyebabkan kerusuhan di gereja berencana menangkapnya namun, Sorey dengan hening menerangkan bahwa beliau akan pergi ke Pendrago yang mana pasti akan ditemani oleh Gouldman untuk mengawasinya. Disamping itu, Alisha bersama prajurit setianya yang berjuang mati-matian dalam medan pertempuran, malah diserang dari belakang oleh pasukan Bartlow yang diketahui memiliki akal amis untuk menggulingkan pemerintahan Hyland dengan cara membunuh putri Alisha.

Rose yang mengetahui dalang dibalik terbunuhnya Guren, telah menetapkan untuk balas dendam kepada Pangeran Konan yang dulunya juga adalah orang yang telah menghianati Brad. Rose dan Sorey mengawali perjalanan lagi tetapi kali ini mereka terpisah. Sesuai dengan perjanjian, Sorey pergi ke Pendrago bareng Gouldman untuk mengusut apa penyebab dari hujan yang tak pernah reda disana, sebaliknya, Rose tidak menyampaikan akan pergi kemana dia, kemudian Sorey dan Mikleo sepakat untuk berpencar. Mikleo ditemani Edna menetapkan untuk pergi mengikuti Rose dalam rangka memantau Dezel supaya tidak bertindak semaunya lagi. Diluar prasangka, Mikleo dan Edna malah mengetahui segi gelap dari Rose selaku Kaze no Hone yang sedang mempersiapkan pembunuhan kepada Pangeran Konan. Mengetahui hal itu, Mikleo bergegas memberitahu Sorey secepatnya untuk menghentikan Rose, namun usaha itu hampir tidak berguna sebab saat Sorey datang, Rose telah melancarkan serangannya pada Pangeran Konan. Walaupun Rose telah menikamnya tepat di titik vital namun, sang Pangeran tetap mampu berdiri dan persoalan pun bertambah dikala para penjaga datang menyerang Sorey dan Rose. Di sela-sela pertarungan tersebut, Pangeran Konan melarikan diri ke luar ruangan namun Rose sukses memburu dan menebas Pangeran Konan lagi.

Tebasan itu ternyata tidak mempan pada badan Pangeran Konan yang telah dikuasai oleh kegare dan menjelma hyouma (iblis), keduanya bertandingseimbang hingga bab dari kastil tempat pijakan mereka runtuh akibat hawa kegare yang dikeluarkan oleh Pangeran Konan dan mereka bertiga pun jatuh ke danau. Sorey dan Rose selamat tanpa luka yang serius, tetapi Rose bersikeras untuk kembali ke danau untuk mencari Pangeran Konan, tapi tindakan nekad Rose sukses dihentikan oleh Dezel. Sorey beserta rombongan Rose pun melanjutkan perjalanan ke Pendrago hingga tiba-tiba kereta berhenti dan beberapa orang yang mengaku selaku Ksatria Platinum meminta untuk berjumpa dengan Sorey dan mengumumkan bahwa mereka diberi peran oleh Sergei untuk mengantar Doushi ke Pendrago. Di malam yang gulita ditambah dengan pemandangan hutan yang suram, Sorey dan yang lainnya menyusuri jalan dengan berkuda, perjalanan singkat itu bertambah seram dengan munculnya kegare yang menyerang mereka. Di dalam ketegangan tersebut, Rose mengenang kembali era kecilnya bareng dengan sang ayah angkat, disitulah Rose mulai menyadari jalan lain untuk menegakkan keadilan.

Setibanya di Pendrago, Sorey disambut oleh Sergei di kediaman Yang Mulia Doran, Kaisar Rolance. Disana, Sorey berbincang-bincang dengan Yang Mulia Doran perihal berbagai hal mulai dari keadaan Rolance yang sudah tercemar dan segala hal mengenai Doushi dan yang lain. Dalam perbincangan itu, Kaisar Doran memberitahu Sorey tentang keberadaan para pendongeng yang telah usang ada dan berpencar-pencar alasannya melanggar sumpah dengan memberitahukan suatu belakang layar dari dunia ini pada leluhur Kaisar Rolance. Rahasia itu berasal dari kejadian ribuan tahun yang kemudian, tentang seseorang yang mencoba mencuri seluruh emosi dari umat manusia guna untuk melenyapkan kegare di dunia ini, sebuah hari, suatu upacara berhasil dilakukan oleh seseorang, dan emosi manusia berhasil dilenyapkan, kecuali satu orang yakni Velvet Crowe. Dan kebencian dari Velvet Crowe telah menghidupkan peristiwa kembali ke dunia ini. Mendengar bahwa Gouldman datang dan ingin menemui sang Kaisar, Sorey bergegas izin untuk pergi ke Pendrago, dan sang Kaisar pun memutuskan untuk menemaninya. Di dalam kereta kuda yang berjalan menuju Pendrago, Rose mengatakan impian barunya untuk bisa melihat dunia yang bahu-membahu dengan menjadi pengawal sang Doushi Sorey dengan tujuan sesungguhnya yakni untuk menyelamatkan dunia. Mendengar pernyataan tersebut keluar dari mulut Sorey membuat Sorey bahagia namun juga sedih alasannya adalah beratnya beban yang mesti ditanggung oleh seorang pengawal Doushi. Sesampainya di Pendrago, tepatnya di sebuah gereja, tiba-datang pemimpin gereja datang dan melarang mereka untuk masuk kesana, namun larangannya tersebut bisa dipatahkan dengan teguran Kaisar Doran. Dengan kekuatan Dezel, gerbang gereja pun terbuka, lalu Sorey bersama Rose dan para tenzoku masuk kedalam gereja, alangkah terkejutnya mereka karena melihat sumber bencana yang berada di Pendrago ialah seekor naga yang mati, meskipun raganya mati tetapi kegare atau kedengkian naga tersebut tetap ada dan menjadikan hawa disekitarnya terkontaminasi. Sorey kemudian mensucikan naga itu dengan bantuan Rose dan yang lainnya, proses penyucian memang sungguh sulit dilakukan, namun pada hasilnya mereka berhasil melakukannya dan Pendrago pun kembali seperti sediakala bebas tanpa hujan awet.

Setelah sukses mensucikan mayat naga, Sorey dihadapkan dengan duduk perkara gres, yakni munculnya angin puting beliung di Ladylake. Di lain tempat, Alisha berupaya membantu para korban angin puting beliung bareng dengan prajuritnya, namun tiba-datang pasukan kerajaan mengejar-ngejar Alisha yang dianggap selaku pemberontak, tidak lama kemudian kegare yang berwujud seperti lumpur timbul dan menyerang orang-orang yang ada di tempat insiden, Alisha yang membantu Ian pun terkena kegare tersebut tetapi sukses diselamatkan oleh Zaveid. Keesokan harinya, tiba kabar bahwa guru Alisha adalah Maltran, sudah disalib di depan umum dan tidak akan dibebaskan sebelum Alisha kembali ke kerajaan, tentu saja itu yaitu jebakan Bartlow untuk memancing Alisha kembali untuk dibunuh. Alisha yang gundah mesti menentukan jalan yang mana, menyelamatkan gurunya dan bertarung melawan prajurit kerajaannya sendiri atau menanti kedatangan Sorey dan mengorbankan gurunya, disaat itulah Hyouma yang terus mengawasi Alisha timbul dan berupaya menghasut Alisha agar membalas tindakan Bartlow yang selama ini mendholiminya, namun perjuangan itu sia-sia saja sebab Alisha memiliki pendirian hidup yang besar lengan berkuasa. Sementara Sorey bersama para tenzoku dan Rose menuju Ladylake setelah menyaksikan angin puting beliung, ketika itu juga Alisha bareng dengan serdadu setianya menyusup ke kerajaan untuk mengerjakan misinya.

Alisha beserta prajuritnya berhasil memasuki kerajaan tetapi beberapa prajurit kerajaan berhasil menemukannya, dan pertandingan kecilpun terjadi. Bartlow yang menanti kedatangan Alisha masuk ke dalam perangkapnya merasakan sesuatu yang asing, segera dia menyadari bahwa tujuan kedatangan Alisha bukanlah untuk menyelamatkan gurunya tetapi untuk menemui sang raja yang tidak lain yaitu ayah kandungnya. Setelah sukses menyusup ke kerajaan, Alisha beserta prajuritnya melanjutkan misinya untuk memasuki kastil raja, disana, penjagaan tidak terlalu ketat, mungkin alasannya adalah sebagian pasukan kerajaan dikerahkan untuk menanti serta menyerang Alisha di daerah Maltran disalib. Dengan gampang Alisha melewati para serdadu kerajaan dan memasuki ruangan raja untuk menemui sang ayah. Pertemuan antara ayah dan anak yang sudah lama terpisah itu berjalan tidak lama alasannya Bartlow timbul dan hendak membunuh Alisha dengan tangannya sendiri, dikala Alisha lengah, Bartlow menebaskan pedangnya kepada Alisha, tetapi sang raja dengan jiwanya selaku ayah datang dan melindungi Alisha, dan sayang sekali sang raja pun wafat di usianya yang telah terlampau bau tanah. Bartlow dengan pedangnya yang berlumuran darah dan mayat raja yang tergelatak di depan mata, pemandangan itulah yang dilihat oleh para tentara yang datang-tiba tiba dan menjadi saksi akan pengkhianatan Bartlow. Merasa dirinya terpojokkan dengan kondisi seperti itu, Bartlow berlari dan bunuh diri tepat di depan mata Alisha beserta prajurit kerajaan yang lain. Di ketika itulah angin puting beliung sukses memasuki Ladylake, Sorey dan sahabat-temannya datang tepat saat angin puting beliung itu berkembang menjadi naga yang mengamuk dan merusak pemukiman warga. Sebagai Doushi, sudah menjadi tugas Sorey untuk memurnikannya, pemurnian ini akan menjadi pemurnian naga pertama Sorey dalam hidupnya, dia harus berhasil, sebab bila gagal, maka tidak cuma nyawanya saja yang melayang, tetapi juga dua pengawalnya yaitu Alisha dan Rose. Pemurnian naga sangat berat dikerjakan, bahkan dengan pemberian Rose dan Alisha sekalipun. Dengan usaha hebat, mereka bertiga akhirnya berhasil memurnikan naga dan Ladylake pun selamat, namun sekali lagi ancaman baru muncul, bersamaan dengan hadirnya Symonne, anak buah setia miliki Penguasa Bencana.

Di pagi hari sehabis pemurnian, seluruh warga Hyland berkumpul dan berdo’a bersama untuk mendo’akan Putri Alisha. Setelah prosesi pemurnian tersebut, badan Sorey, Rose, dan Alisha sangat lemah sampai membutuhkan istirahat panjang. Ledakan kecil tiba-tiba membuyarkan pagi yang hening itu, dan lagi-lagi ialah ulah dari Dezel yang bertarung melawan Symonne untuk mengorek isu ihwal sang Penguasa Bencana. Sorey bersama tenzoku lainnya segera mencari tahu apa yang terjadi dan berjumpa dengan Symonne. Anak buah Penguasa Bencana itu menunjukkan bayangan wacana keberadaan Penguasa Bencana yang berada di sebuah wilayah jauh di utara, bayangan itu menunjukkan sang akar dari segala bencana itu dikelilingi oleh banyak kegare, bagaikan wadah yang memuat segala kebencian, segala kedengkian berkumpul disana, cuma dengan melihatnya saja Sorey dan para tenzoku tidak tahan dan tersiksa dengan hawa terkontaminasi yang mereka rasakan, apalagi dengan yang asli. Entah apa tujuan Symonne sesungguhnya hingga membeberkan posisi tuannya begitu saja. Melihat hal tersebut, Sorey tentu saja ingin pergi ke utara, kemudian Lailah dengan banyak usulansebelumnya, memberikan catatan tenzoku yang ditulis oleh Doushi sebelumnya yang bernama Michael, untuk beliau pelajari karena Lailah berpendapat bahwa Sorey yaitu Doushi yang mampu mewujudkan harapan Doushi sebelumnya. Isi dari catatan itu menyebutkan wacana dongeng Velvet Crowe, pemiliki perasaan kebencian yang ialah permulaan dari semuanya, alasannya adalah Sang Penyelamat, adalah Artorius Cllbrande, mengorbankan adik Velvet Crowe dan memurnikan emosi di dunia yang telah dikotori oleh kedengkian. Keesokan harinya, tersebarlah kabar ihwal sang Doushi yang mau menempuh perjalanan panjang untuk menyelamatkan dunia, dan warga dari aneka macam tempat pun berbondong-bondong tiba untuk mendaftar menjadi pengikut Doushi dalam perjalanan tersebut. Tidak cuma para warga negeri Hyland, para tenzaku normin dan Ksatria Platinum diikuti oleh Ksatria Halilintar Biru dari negeri tetangga juga ikut meramaikan perjalanan Sorey.

Rombongan Sorey sudah sampai pada tempat bersalju, entah mengapa Symonne mengikuti rombongan tersebut, dia pun tidak menjawab pertanyaan Dezel ihwal pendapatnya mengenai Penguasa Bencana. Sebagai pengawal sang Doushi, Rose dan Alisha merasa mesti ikut bertarung bersamanya dengan cara Armatization, yaitu penggabungan diri dengan tenzoku. Rose berlatih Armatization dengan Dezel, dan Alisha dengan Edna, hal ini sangat sukar dijalankan dan rawan akhir hayat, tetapi mereka berdua tetap bersikeras untuk menolong Sorey. Ketika semua terlelap dalam tidurnya, tiba-datang terdengar jeritan Rose dan Sorey pun terbangun, ternyata, para kegare datang mengusik mereka. Melihat peristiwa tersebut, Sorey segera meminta seluruhnya untuk melanjutkan perjalanan menuju kawasan dimana Penguasa Bencana berada. Alangkah terkejutnya mereka setelah melalui jalan sarat kabut, suatu pemandangan yang sungguh buruk, yaitu kumpulan naga yang terbang di tengah lembah bersalju dihadapan mereka, dan para naga itupun mulai menyerang. Melihat Sorey yang bertarung sendirian melawan puluhan naga di depan mata membuat Rose dan Alisha melaksanakan Armatization, dan berhasil. Ketika Sorey, Rose, dan Alisha bertandingmelawan para naga, datang-tiba Symonne menyerang Dezel dan Alisha, kemudian Symonne memanggil tuannya, dan mengorbankan dirinya sendiri untuk menjadi tumbal dan berakhir menjadi seekor naga.

Symonne yang menjelma naga keluar dari jurang, dan melayang tinggi meninggalkan sang Doushi, lalu Penguasa Bencana pun pergi menuju inti bumi, kawasan dimana ia akan berbagi kedengkian keseluruh dunia. Melihat kejadian tersebut, rombongan Sorey pun bergegas melanjutkan perjalanan menuju daerah Penguasa Bencana. Di tengah perjalanan, mereka mendapatkan suatu negeri es dan salju bernama Meirchio, negeri itu dulunya ramai, tetapi sekarang sepi dan cuma ada satu tenzoku normin disana berjulukan Grimoir. Karena diluar sangat cuek, maka Grimoir mempersilakan rombongan untuk masuk ke dalam salah satu rumah di sana. Sementara orang-orang beristirahat, Sorey melanjutkan membaca buku catatan tenzaku derma Lailah, disana juga menyebutkan tentang “Kanonushi” dan “Lima Bangsawan” yang ialah Doushi tingkat tinggi, dan kini mereka sedang menuju inti bumi yang merupakan salah satu kuil utama mereka. Ketika Sorey terlelap di dalam tidurnya, beliau bermimpi bertemu dengan Velvet Crowe dan berkata “berjalanlah di jalan yang kamu yakini” pada Sorey, lalu Sorey terbangun dan bulan merah bersinar sempurna dihadapannya. Ketika mereka sampai di perbatasan Killaraus, yakni sebuah gunung berapi dengan inti bumi, Sorey memerintahkan rombongan untuk kembali, alasannya adalah pertarungan berikutnya bukanlah tandingan mereka. Sorey, Alisha, Rose, Mikleo, Lailah, Edna, Dezel, dan Zaveid bergegas menuju inti bumi, namun sebelum itu mereka harus berhadapan dengan para naga dan sekumpulan kegare yang mengepung mereka. Melihat jumlah naga yang sungguh banyak, dan Sorey yang bersikeras akan memurnikan semuanya, membuat Dezel melaksanakan sebuah pengorbanan besar, dengan melakukan Armatization dengan Rose, dan terbang ke tengah-tengah para naga, dan disitulah Dezel mengganti dirinya sendiri menjadi angin dan memurnikan semua naga disana sekaligus, tentu saja hal ini menimbulkan efek samping yang sangat besar. Setelah para naga disucikan, Rose yang tidak melihat Dezel kebingungan dan cuma memperoleh topinya, kemudian Rose berjumpa dengan bayangan Dezel untuk yang terakhir kalinya.

Sorey dan yang yang lain tetap melanjutkan perjalanan menuju Penguasa Bencana dengan menahan rasa sakit dari kematian Dezel. Sementara itu, Maotelus, pemimpin Lima Bangsawan, berusaha mensucikan Penguasa Bencana tetapi tidak bisa. Saat itulah Sorey tiba dan pertandingan pun dimulai. Ketika Sorey menghantamkan pedangnya ke Penguasa Bencana, dia melihat bayangan kurun lalu.

Bayangan itu memperlihatkan Michael, Doushi sebelumnya yang membangun desa Camlann, yakni sebuah desa yang berada diantara Hyland dan Rolance. Michael berteman dengan Sang Penguasa Bencana yang waktu itu masih menjadi manusia berjulukan Heldalf. Saat itu Heldalf yang menjabat selaku komandan pasukan Rolance, berjanji akan melindungi Camlann, tetapi ternyata dia memakai cara itu untuk memancing pasukan Hyland, jadinya Camlann pun hancur dan Michael menukarkan hidupnya untuk mengutuk Heldalf hingga final abad. Pengkhianatan itu juga menjadikan Maotelus terkena kegare yang kemudian menawarkan kekuatan penyuciannya kepada dewi danau (Lailah). Sorey dan Penguasa Bencana terus bertarung sampai Sorey menyadari tujuan mengapa Penguasa Bencana menentukan kawasan utara yang sepi untuk membuatkan kegare ialah, alasannya Heldalf ingin mengurangi korban. Namun, Heldlaf tidak mengatakan lagi alasannya kutukan yang diberikan oleh Michael yang mengikatnya. Jika seperti ini terus maka Sorey tidak bisa memurnikannya, maka Sorey memakai cara gres adalah menggabungkan seluruh elemen yaitu api, air, angin, dan bumi menjadi satu, dan melaksanakan Armatization terhadap empat tenzoku, Lailah (api), Mikleo (air), Edna (bumi), dam Zaveid (angin) secara berbarengan.

Armatization pada semua komponen tentu saja sangat susah untuk dilakukan, namun Sorey tetap berusaha dan bertandingmelawan Heldalf. Mereka berdua bertandingsebanding sampai akibatnya Sorey menebas Heldalf sampai tak ada kegare yang tersisa padanya. Namun ada yang asing, meskipun proses pemurnian berhasil dijalankan tetapi, Heldalf tidak berubah menjadi insan. Kemudian kegare dari inti bumi keluar dan memasuki tubuh kosong milik Heldalf, dan sekali lagi, Heldalf menjadi Penguasa Bencana yang gres. Untuk menghadapi hal ini, Sorey menggunakan cara terakhir ialah membawa sang Penguasa Bencana kepada inti bumi yang lebih dalam, Sorey ingin menenangkannya dan kemudian memurnikannya seorang diri, namun itu perlu waktu yang sungguh usang. Sebelum pergi, Sorey berpesan kepada Rose dan Alisha untuk berbagi kisah ini terhadap orang-orang dan generasi selanjutnya seperti kisah Doushi yang sebelumnya. Dan lalu, Sorey pun masuk kedalam inti bumi meniggalkan sobat-sobat setianya.

Matahari perlahan-lahan timbul di ufuk timur, memperbesar suasana damai yang menyelimuti dunia. Perdamaian itupun memiliki pengaruh pada dua negeri yang selama ini saling berselisih, Hyland yang sekarang dipimpin oleh sang Ratu Alisha, dan Rolance yang dipimpin oleh Kaisar Doran, sudah menetapkan untuk berdamai dengan mengingat perjuangan sang Doushi. Tepat diantara dua negeri tersebut, Camlann, Doushi gres terlahir dan Lailah sekali lagi menjadi penasehat untuk sang Doushi dalam melaksanakan perjalanannya untuk membersihkan dan menjaga dunia dari kegare. Zaveid dan Edna bareng lagi ditempat dimana kakaknya berada, hadirnya kedamaian baru juga sepertinya besar lengan berkuasa pada kembalinya kesadaran Eizen, walaupun masih berwujud naga, tetapi ia mampu memanggil nama adiknya itu. Rose dan Alisha tetap mirip biasa, saling melakukan pekerjaan sama dan ditambahi dengan sedikit kompetisi. Sekarang, Rose telah meniggalkan sisi gelapnya, dan Kaze no Hone bermetamorfosis pasukan kerajaan Hyland. Disisi danau, mereka berdua bareng membaca catatan tenzoku baru yang mengisahkan wacana perjalanan sang Doushi Sorey bareng para pengawal dan para tenzoku setianya. Sementara itu, Mikleo terus berkelana ke aneka macam reruntuhan dengan membuka jalan agar suatu saat ketika Sorey bangun, Mikleo ada disisinya. Tiba-tiba bunyi Sorey membuyarkan lamunan Mikleo, dan beliau pun berlari mencari keberadaan Sorey yang tidak jauh darinya, mereka berdua pun bertemu. Perjuangan berat sang Doushi Sorey memurnikan Penguasa Bencana selama ini balasannya sukses. Sorey dan Mikleo lalu kembali ke kegiatan rutin semula dengan berlomba menyusuri reruntuhan, dikala itulah, Sorey melihat dunia. [END]

Posting Komentar untuk "Ikuti Perjalanan Sang Doushi Dalam Profile Tales Of Zestiria The X Season 2"